6 - JihadUpdate

Perang Tabuk, Pengorbanan Nyawa dan Harta Para Sahabat RHum.

1257
×

Perang Tabuk, Pengorbanan Nyawa dan Harta Para Sahabat RHum.

Sebarkan artikel ini

IBNU ‘Asakir (1/105) meriwayatkan beserta sanadnya dari Ibnu Abbas RA., ia berkata: Aku menemui Rasulullah SAW. selang enam bulan setelah beliau kembali dari Tha’if.

Kemudian Allah memerintahkan beliau untuk mengadakan peperangan terhadap kota Tabuk. Perang inilah yang disebutkan oleh Allah sebagai masa kesulitan (sâ’atul-‘usrah).

Peristiwa ini terjadi ketika cuaca sangat panas, orang-orang munafik bertambah banyak, dan jumlah Ahlush-shuffah semakin banyak pula. -Shuffah adalah sebuah ruangan (di Masjid Nabawi) tempat berkumpulnya orang-orang fakir.

Sedekah senantiasa diberikan kepada mereka oleh Nabi SAW. dan para sahabat lainnya. Apabila terjadi perang, maka para sahabat datang kepada mereka. Satu orang sahabat membawa satu orang atau lebih dari kalangan Ahlush-shuffah serta menanggung makanannya.

Mereka pun mempersiapkan keperluannya, berperang bersamanya, dan berharap pahala dari Allah atas amal mereka.

Kemudian Rasulullah SAW. memerintahkan kaum muslimin agar mengorbankan hartanya di jalan Allah dengan mengharapkan pahala. Mereka pun melakukannya dengan mengharapkan pahala dari Allah SWT.

Ada beberapa orang sahabat yang berinfak tanpa menghitung-hitung. Beberapa orang dari kalangan muslimin yang fakir telah diberi kendaraan, namun masih tersisa sekelompok orang.

Sedekah yang paling istimewa pada hari itu adalah yang diinfakkan oleh Abdurrahman bin Auf RA. la telah mengorbankan 200 uqiyah.

Umar bin Khattab RA. mengorbankan 100 uqiyah. Sedangkan ‘Ashim Al-Ansari RA. mengorbankan sembilan puluh wasaq kurma.

Umar bin Khattab berkata, “Wahai Rasulullah! Aku berpendapat bahwa Abdurrahman bin ‘Auf telah berdosa karena tidak meninggalkan apa-apa untuk keluarganya.”

error: Allahu Akbar