18 - BerkahUpdate

Bantuan Berupa Malaikat Turun Bela Nabi dan Sahabat saat Perang Uhud dan Perang Khandaq

3
×

Bantuan Berupa Malaikat Turun Bela Nabi dan Sahabat saat Perang Uhud dan Perang Khandaq

Sebarkan artikel ini

IBNU SA’D (3/121) meriwayatkan beserta sanadnya dari Abdullah bin Fadhl, ia berkata: Pada perang Uhud, Rasulullah shallallâhu ‘alaihi wasalam memberikan panji kepada Mush’ab bin ‘Umair radhiyallâhu ‘anhu.

Ketika Mush’ab gugur syahid, panji itu iambil oleh seorang malaikat yang menjelma sebagai Mush’ab.

Lalu, pada penghujung hari, Rasulullah shallallâhu ‘alaihi wasallam berkata kepadanya, “Majulah kamu, hai Mush’ab!”

la pun menoleh kepada beliau dan menjawab, “Saya bukan Mush’ab.”

Maka Rasulullah shallallôhu ‘alaihi wasallam pun mengetahui bahwa ia adalah seorang malaikat yang diperbantukan kepadanya.

Abu Nu’aim meriwayatkan beserta sanadnya dalam kitab Dala ‘ilun-Nubuwwah (hal. 182) dari Anas radhiyallâhu ‘onhu, ia berkata, “Masih terbayang seakan-akan aku melihat kepulan debu di sebuah jalan di kawasan pemukiman Bani Ganm, yakni dilewati oleh Jibril ‘alaihis-salâm ketika Rasulullah shallallâhu ‘alaihi wasallam bergerak menuju Bani Quraizhah.”

Diriwayatkan pula beserta sanadnya oleh Ibnu Sa’d (2/76) dari Anas, dengan lafal yang sebagian besarnya sama.

Menurut riwayat Ibnu Sa’d (2/77) pula, dari Humaid bin Hilal. Lalu perawi tersebut menyebutkan riwayatnya secara panjang lebar mengenai, ghazwah Bani Quraizhah.

Di dalamnya ia berkata: Lalu Rasulullah shallallâhu alaihi wasallam dan para sahabatnya melepas senjata mereka.

Kemudian datanglah Jibril ‘alaihis-salâm kepada Nabi shallallâhu ‘alaihi wasallam. Maka Rasulullah shallallâhu ‘alaihi wasallam pun menemuinya, sedangkan Jibril sedang bersandar di dada kudanya.

Jibril ‘alaihis-salâm berkata, “Kami belum melepas senjata setelah perang Khandaq.”

-Sedangkan debu-debu masih melekat di alisnya. “Berangkatlah menuju Bani Quraizhah !”

Lalu Rasulullah shallallâhu ‘alaihi wasallam bersabda, “Sahabat-sahabatku tengah mengalami kesulitan yang amat sangat.

Alangkah baiknya jika engkau menangguhkannya barang beberapa hari.”

Jibril ‘alaihis-salâm berkata, “Berangkatlah menuju Bani Quraizah! Sungguh, aku akan membawa kudaku ini masuk ke dalam benteng-benteng mereka, kemudian aku akan meratakannya dengan tanah.”

Lalu Jibril ‘alaihis-salâm pun pergi bersama malaikat-malaikat yang menyertainya, sehingga debu-debu mengepul di jalan pada kawasan Bani Ganm, dari kalangan sahabat Ansar.

error: Allahu Akbar