17 - Mau'izahUpdate

Delapan Belas Kata Bijak Umar bin Khattab RA.

3
×

Delapan Belas Kata Bijak Umar bin Khattab RA.

Sebarkan artikel ini

KHATHIB AL-BAGHDADI, Ibnu ‘Asakir dan lbnu Najar meriwayatkan beserta sanadnya dari Sa’id bin Musayyab, ia berkata: Umar bin Khattab radhiyalóhu ‘anhu telah merumuskan delapan belas kata bijak bagi semua orang.

la berkata:

(1) Apabila seseorang berbuat maksiat kepada Allah berkenaan denganmu, maka tidak ada balasan yang bisa kamu lakukan, yang lebih mengena daripada ketaatanmu kepada Allah berkenaan dengannya.

(2) Bersangka baiklah kepada saudaramu, kecuali jika kamu mengetahui sesuatu mengenainya, yang membuatmu tidak bisa lagi bersangka baik kepadanya.

(3) Janganlah bersangka buruk terhadap ucapan seorang muslim selama kamu bisa menafsirkannya dengan penafsiran yang baik.

(4) Barangsiapa menempatkan dirinya dalam posisi yang mengundang kecurigaan, maka janganlah ia menyalahkan orang yang bersangka buruk terhadapnya.

(5) Barangsiapa mampu menyimpan rahasianya, maka pilihan tetap ada di tangannya.

(6) Dapatkanlah teman-teman sejati, niscaya kamu akan hidup dalam lindungan mereka, karena mereka adalah hiasan di saat lapang, dan simpanan dalam menghadapi cobaan.

(7) Hendaklah kamu selalu berkata jujur, meskipun kamu akan dibunuh karenanya.

(8) Jangan sibukkan dirimu dalam perkara yang tidak berguna.

(9) Janganlah kamu bertanya tentang sesuatu yang belum terjadi, karena perkara yang sudah terjadi cukup untuk menyibukkan dirimu sehingga tidak perlu memikirkan yang belum terjadi.

(10) Jangan sekali-kali kamu meminta keperluanmu kepada orang yang tidak suka bila kamu berhasil mendapatkannya.

(11) Jangan mudah mengucapkan sumpah palsu, sehingga Allah akan membinasakanmu.

(12) Janganlah kamu berkawan dengan para pendosa, sehingga kamu mempelajan perbuatan dosa mereka.

(13) Jauhkanlah dirimu dari musuhmu.

(14) Waspadalah terhadap temanmu kecuali yang dapat dipercaya. Dan tidak ada yang dapat dipercaya kecuali orang yang takut kepada Allah.

(15) Bersikaplah khusyuk apabila kamu di pekuburan.

(16) Tundukkan dirimu di dalam ketaatan kepada Allah.

(17) Tahanlah dirimu ketika menghadapi kemaksiatan.

(18) Bermusyawarahlah mengenai urusanmu dengan orang-orang yang takut kepada Allah, karena Allah ta’álå berfirman: “Sesungguhnya yang takut kepada Allah di antara hamba-hamba-Nya, hanyalah ulama.” (QS. Fathir: 28)

[Demikian dalam kitab Kanzul-“Ummâl (8/235)].

Menurut riwayat Abu Nu’aim dalam Kitab Hilyatul-Auliya (1/55), dari Muhammad bin Syihab, ia berkata: Umar bin Khattab radhiyallâhu ‘anhu berkata, “Jangan sibukkan dirimu dalam perkara yang tidak berguna bagimu.

Jauhkanlah dirimu dari musuhmu. Waspadalah terhadap temanmu kecuali yang dapat dipercaya, karena orang yang dapat dipercaya itu tidak ada bandingannya.

Janganlah kamu berkawan dengan pendosa, sehingga ia akan mengajarimu tentang perbuatan dosa mereka.

Janganlah kamu membocorkan rahasiamu kepadanya. Dan bermusyawarahlah mengenai urusanmu dengan orang-orang yang takut kepada Allah ‘azza wajalla.”

error: Allahu Akbar