15 - Do'aUpdate

Kisah Umar bin Khattab Mendoakan Ahli Maksiat dan Menulis Surat agar Bertobat

33
×

Kisah Umar bin Khattab Mendoakan Ahli Maksiat dan Menulis Surat agar Bertobat

Sebarkan artikel ini

IBNU ABI HATIM meriwayatkan beserta sanadnya dari Yazid bin Asham, ia berkata: Ada seorang laki-laki dari kalangan penduduk Syam yang merupakan pejuang tangguh. la biasa menghadap kepada Umar bin Khattab radhiyallâhu ‘anhu.

Kemudian, setelah sekian lama tidak melihatnya, Umar pun bertanya, “Bagaimana keadaan Fulan bin Fulan?”

Orang-orang berkata, “Wahai, Amirul-Mukminin. Kini dia biasa minum arak.”

Maka Umar memanggil juru tulisnya, lalu berkata: Tulislah: Dari Umar bin Khattab, kepada Fulan bin Fulan: Salâmun alaik! Sesungguhnya, aku memujiMu, ya Allah yang tidak ada tuhan selain Dia. (“Yang Mengampuni dosa dan Menerima tobat lagi keras hukumanNya; Yang mempunyai karunia. Tiada tuhan (yang berhak disembah) selain Dia. Hanya kepadaNyalah kembali (semua makhluk).” (QS. Al-Mu’min: 3).

Kemudian, Umar berkata kepada sahabat-sahabatnya, “Berdoalah kalian kepada Allah agar Dia menghadapkan hati saudara kalian kepadaNya, dan agar Allah menerima tobatnya.”

Ketika surat Umar itu sampai di tangan laki-laki tersebut, ia pun membacanya dan mengulang-ulangnya.

la berkata, “Dia -Yang Mengampuni dosa dan Menerima tobat lagi keras hukumanNya telah memperingatkanku akan hukumanNya dan memberikan janji kepadaku bahwa Dia akan mengampuniku.”

Diriwayatkan pula oleh Al-Hafizh Abu Nu’aim dari hadis riwayat Ja’far bin Burqan, dengan tambahan: Laki-laki itu pun terus mengulang-ulangnya dalam hati, kemudian ia menangis.

Akhirnya, ia benar-benar berhenti minum arak.

Ketika berita itu sampai kepada Umar radhiyallâhu ‘anhu, ia berkata, “Demikianlah yang seharusnya kalian lakukan apabila kalian melihat saudara kalian tergelincir dalam kesalahan.

Maka luruskanlah ia, yakinkanlah ia akan ampunan Allah, berdoalah kalian agar Allah menerima tobatnya, dan janganlah kalian membantu setan memusuhinya.”

[Demikian dalam kitab Tafsir ibnu Katsir (4/70)].

error: Allahu Akbar