18 - BerkahUpdate

Turunnya Pertolongan Malaikat kepada Seorang Sahabat yang Bernama Abu Mi’laq saat Dibegal

3
×

Turunnya Pertolongan Malaikat kepada Seorang Sahabat yang Bernama Abu Mi’laq saat Dibegal

Sebarkan artikel ini

lBNU ABID-DUNYA meriwayatkan beserta sanadnya dalam Kitabu Mujabid-Da’wah dari Anas bin Malik radhiyallahu anhu, ia berkata: Ada seorang sahabat Rasulullah shallalldhu alaihi wasallam yang diberi gelar Abu Milaq.

la berdagang dengan modalnya sendiri dan juga modal orang lain. la rajin beribadah dan memilik sifat wara’.

Suatu kali ketika dalam perjalanan, ia dihadang oleh seorang penyamun bertopeng dan bersenjata. Penyamun itu berkata, “Letakkan barang-barangmu, karena aku akan membunuhmu.”

Abu Mi’laq berkata, “Silakan kamu ambil hartaku”

Penyamun berkata, “Yang aku inginkan hanyalah darahmu.”

Abu Mi’laq berkata, “Biarkan aku mengerjakan shalat.”

Penyamun berkata, “Shalatlah sekehendakmu.”

Maka Abu Mi’laq berwudlu, kemudian ia pun mengerjakan shalat.

Di antara doa yang ia panjatkan adalah: “Wahai Yang Maha Penyayang! Wahai Pemilik Arsy yang mulia! Wahai Yang Maha Kuasa berbuat apa yang dikehendaki-Nya! Aku memohon kepada-Mu dengan kemuliaan-Mu yang tidak tertandingi, dan kerajaan-Mu yang tidak dikurangi, dengan cahaya-Mu yang mnemenuhi segenap penjuru singgasana-Mu, agar Engkau membebaskanku dari kejahatan pernyamun ini! Wahai Zat Yang Maha Menolong, tolonglah aku!”

Abu Mi’laq mengucapkan doa tersebut sebanyak tiga kali.

Tiba-tiba ia mendapati seorang penunggang kuda yang membawa sangkur dengan mengangkatnya di antara kedua telinganya. Lalu ia menikam penyamun itu hingga mati.

Kemudian ia datang kepada si pedagang (Abu Milaq).

Abu Mi’laq pun bertanya, “Siapakah engkau? Allah telah menolongku dengan sebab engkau.”

la berkata, “Sesungguhnya aku adalah malaikat dari penduduk langit keempat. Ketika kamu berdoa, aku mendengar pintu-pintu langit mengeluarkan suara gemertak.

Kemudian kamu berdoa untuk yang kedua kalinya, maka aku mendengar suara riuh rendah penduduk langit.

Kemudian kamu berdoa untuk yang ketiga kalinya, maka dikatakan, ‘Ini adalah doa orang yang ditimpa kesusahan.

Maka aku memohon kepada Allah agar menugaskanku untuk membunuh penyamun itu.”

Kemudian malaikat itu berkata, “Bergembiralah kamu, dan ketahuilah bahwa barangsiapa berwudlu, lalu mengerjakan salat (hajat) empat raka’at dan berdoa dengan doa itu, maka doanya akan dikabulkan, baik ia ditimpa kesusahan atau tidak ditimpa kesusahan.”

Diriwayatkan pula beserta sanadnya oleh Abu Musa dalam Kitábul- Wazha’if secara lengkap. [Demikian dalam kitab Al-Ishábah (4/182)].

error: Allahu Akbar