15 - Do'a

Do’a Nabi SAW. untuk Keempat Khalifah (Abu Bakar, Umar, Utsman dan Ali)

2
×

Do’a Nabi SAW. untuk Keempat Khalifah (Abu Bakar, Umar, Utsman dan Ali)

Sebarkan artikel ini

1. Doa Nabi SAW. untuk Abu Bakar dan Umar

ABU NU’AIM meriwayatkan beserta sanadnya secara marfü dalam Kitab Hilyotul-Auliyó’ dari Anas radhiyallâhu ‘anhu (tentang doa Nabi shallallahu ‘olaihi wasallam), Ya, Allah. Jadikanlah Abu Bakar satu derajat bersamaku pada Hari Kiamat.”

[Demikian dalam kitab Muntokhab Kanzil- Ummal (4/345)].

Ahmad, Tirmidzi -dan ia mensahihkannya, Ibnu Sa’d dan yang lainnya dari Umar radhiyallâhu ‘anhu, dan Nasa’i dari Khabbab radhiyallôhu ‘anhu meriwayatkan beserta sanadnya secara marfü’ (tentang doa Nabi shallallahu alaihi wasallam), Ya, Allah. Kuatkanlah Islam dengan orang yang lebih engkau sukai di antara dua laki-laki ini: Dengan Umar bin Khattab atau dengan Abu Jahal bin Hisyam.”

Menurut riwayat Ibnu Majah, Al-Hakim dan Baihaqi dari ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha secara marfü’ (disebutkan doa Nabi shallallâhu ‘alaihi wasaollam), “Ya, Allah kuatkanlah Islam dengan Umar bin Khattab secara khusus.”

Sedangkan menurut riwayat Thabarani dan Ahmad dari Ibnu Mas’ud radhiyallâhu anhu, disebutkan dengan lafal, Ya, Allah. kuatkanlah Islam dengan Umar.”

[Demikian dalam Kitab Muntakhab Kanzil-Ummâl (4/370)].

2. Doa Nabi SAW. untuk Utsman

IBNU ‘ASAKIR meriwayatkan beserta sanadnya dari Zaid bin Aslam, ia berkata: Suatu ketika Utsman radhiyallâhu ‘anhu mengirimkan seekor unta betina yang berwarna pirang kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam.

Lalu, beliau berdoa, “Ya. Allah. Cepatkanlah ia (Utsman) melintasi Shirath.”

Menurut riwayatnya pula dari ‘Aisyah dan Abu Sa’id radhyallahu ‘anhuma, dan menurut riwayat Abu Nu’aim dari Abu Sa’id secars marfü’ (disebutkan doa Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam), “Ya, Allah. Aku ridha terhadap Utsman, maka ridhailah ia.” -beliau berdoa sebanyak tiga kali.

Menurut riwayat Thabarani dalam Kitab Al-Mu’jamul Ausath, Abu Nu’aim dalam Kitab Hilyatul-Auliyớ’ dan Ibnu ‘Asakir dari Ibnu Mas’ud secara marfu’ (disebutkan doa Nabi shallalláhu ‘alaihi wasallam), “Ya, Allah. Ampunilah Utsman atas dosaya yang akan datang dan yang telah lalu, dosanya yang sembunyi-sembunyi dan yang terang-terangan, dosanya yang ia lakukan sendirian dan yang ia lakukan di keramaian.”

[Demikian dalam kitab Muntakhab Kanzil-Ummôal (5/6)].

3. Doa Nabi SAW. untuk Ali

IBNU ‘ASHIM, Ibnu Jarir -dan ia mensahihkannya, Thabarani dalam Kitab Al-Mujamul-Ausath dan Ibnu Syahin di dalam As-Sunnah meriwayatkan beserta sanadnya dari Ali radhiyallôhu ‘anhu, ia berkata: Suatu ketika aku menderita suatu penyakit.

Lalu, aku pun datang kepada Nabi shallallôhu alaihi wasallam. Beliau menempatkanku di tempatnya, sedangkan beliau berdiri mengerjakan shalat.

Beliau pun melontarkan ujung bajunya kepadaku, kemudian berkata, “Sekarang kamu telah sembuh, hai putra Abu Thalib!

Kamu tidak apa-apa! Setiap kali aku meminta sesuatu kepada Allah pasti aku juga memintakan yang sama untukmu.

error: Allahu Akbar