15 - Do'a

Doa Nabi SAW. Untuk Umatnya

2
×

Doa Nabi SAW. Untuk Umatnya

Sebarkan artikel ini

1. Nabi Shallallâhu Alaihi Wasallam Memohonkan Ampunan untuk Umatnya Pada Sore Hari ‘Arafah

BAIHAQI meriwayatkan beserta sanadnya dari Abbas bin Mirdas radhiyallâhu ‘anhu, bahwa Rasulullah shallallâhu ‘alaihi wasallam berdoa pada sore hari ‘Arafah memohonkan ampunan dan rahmat untuk umatnya dengan doa yang panjang.

Maka Allah ta âlâ menurunkan wahyu kepadanya, “Aku telah mengabulkan doamu, kecuali atas kezaliman di antara mereka. Sedangkan dosa-dosa mereka terhadapku telah Aku ampuni.”

Lalu, beliau berdoa, “Wahai, Tuhanku! Engkau kuasa untuk memberikan pahala kepada orang yang dizalimi berupa kebaikan karena kezaliman yang menimpanya, dan kuasa pula untuk mengampuni orang yang zalim.”

Namun, Allah tidak memberikan jawabanNya pada sore tersebut.

Kemudian, pada keesokan paginya di Muzdalifah, beliau mengulangi doanya, lalu Allah ‘azza wajalla menjawabnya, “Aku telah mengampuni mereka.”

Maka Rasulullah shallallâhu ‘alaihi wasallam pun tersenyum. Lalu, salah seorang sahabat berkata, “Wahai, Rasulullah! Mengapa engkau tersenyum bukan pada saat untuk tersenyum?”

Beliau bersabda, “Aku tersenyum terhadap musuh Allah yang bernama lblis. Setelah ia mengetahui bahwa Allah mengabulkan doaku untuk umatku, maka ia pun menjatuhkan diri ke tanah seraya berteriak atas kecelakaan dan kebinasaan atas dirinya, serta menaburkan debu di atas kepalanya sendiri.”

2. Doa Nabi Shallallâhu ‘Alaihi Wasallam untuk Umatnya dan Firman Allah Kepadanya, “Kami Akan Menyenangkanmu Mengenai Urusan Umatmu.”

IBNU WAHB meriwayatkan beserta sanadnya dari Abdullah bin ‘Amr radhiyallóhu ‘anhumô, bahwa suatu ketika Rasulullah shallallâhu alaihi wasallam membaca ayat Alquran yang menyitir perkataan lbrahim ‘alaihis-salâm:

“Ya, Tuhanku. Sesungguhnya, berhala-berhala itu telah menyesatkan kebanyakan daripada manusia, maka barangsiapa yang mengikutiku, maka sesungguhnya orang itu termasuk golonganku, dan barangsiapa yang mendurhakai aku, maka sesungguhnya Engkau Maha Pengampun lagi Maha Pernyayang.” (QS. Ibrâhim: 36).

Dan juga ayat Alquran yang menyitir perkataan Isa ‘alaihis-salâm:

“Jika Engkau menyiksa mereka, maka sesungguhnya mereka adalah hamba-hambaMu, dan jika Engkau mengampuni mereka, maka sesungguhnya Engkaulah yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.” (QS. Al-Mâ’idah: 118).

error: Allahu Akbar