5 - NusrohUpdate

Hadits Umar RA. Mengenai Kaum Anshar

1090
×

Hadits Umar RA. Mengenai Kaum Anshar

Sebarkan artikel ini

Namun kemudian orang itu merasa khawatir kalau-kalau kaumnya akan merusak perjanjian tersebut.

Akhirnya ia kembali menjumpai Rasulullah SAW. dan berkata, “Aku akan datang kepada kaumku lebih dahulu dan memberitahu mereka tentang hal ini. Setelah itu, aku akan datang kembali kepadamu.”

“Baiklah,” sahut Rasulullah SAW.

Maka pergilah orang itu. Namun delegasi dari orang-orang Anshar telah datang lebih dahulu kepada Rasulullah SAW. pada bulan Rajab

[Haltsami (6/35) berkata bahwa para perawinya tsiqat].

(Al Hafizh dalam kitab Fathul-Bari (7/156) menisbatkannya kepada Ashhabus-Sunan dan Imam Ahmad, la berkata: Dinyatakan shahih oleh Al-Hakim).

Telah disebutkan sebelumnya dalam Bab Bai’at atas Nushrah berupa hadits riwayat Jabir RA. menurut riwayat Imam Ahmad, ia berkata: Selama sepuluh tahun di Mekah, Rasulullah SAW. mendatangi orang-orang di tempat-tempat persinggahan mereka, yakni Ukazh dan Majannah pada musim haji.

Beliau berkata, “Siapa yang mau memberi tempat untukku? Siapa yang mau menolongku? Agar aku dapat menyampaikan risalah dari Tuhanku. Siapa saja yang melakukannya, maka baginya Surga.”

Namun beliau tidak menemukan seorangpun yang mau memberikan tempat ataupun pertolongan kepada beliau. Bahkan, jika ada orang yang datang dari Yaman atau Mudhar, maka orang-orang dari kabilah tersebut dan sanak kerabatnya datang kepadanya, lalu berkata, “Waspadalah terhadap seorang laki-laki dari kabilah Quraisyl Jangan sampai kamu teperdaya olehnya.”

Beliau terus berjalan di antara persinggahan mereka, sedangkan mereka menunjuk-nunjukkan jari mereka kepada beliau. Demikianlah hingga akhirnya Allah mendatangkan kami dari Yatsrib kepada beliau. Kami bersedia memberikan tempat kepada beliau dan kami pun membenarkan beliau.

Seseorang dari kami datang (ke Mekah) lalu beriman kepada beliau, dan beliau membacakan Al-Quran kepadanya. Kemudian ia kembali kepada keluarganya, maka mereka masuk Islam dengan sebab keislamannya, sehingga dari setiap kabilah di kalangan orang-orang Anshar pasti di dalamnya terdapat antara tiga sampai sepuluh orang yang sudah masuk Islam, yang menampakkan keislamannya.

Kemudian ketika mereka semuanya bermusyawarah, kami berkata, “Sampai kapan kita akan membiarkan Rasulullah SAW. berjalan keliling, diusir, dan diteror di antara pegunungan Mekah?”

Maka tujuh puluh orang laki-laki dari kami menghadap beliau, dan bertemu beliau pada musim haji. Lalu, kami berjanji untuk bertemu dengan beliau di puncak ‘Aqabah.

error: Allahu Akbar