6 - JihadUpdate

Jadd bin Qais Minta Izin Tak Ikut Perang Tabuk, Takut Tergoda Wanita Romawi

1549
×

Jadd bin Qais Minta Izin Tak Ikut Perang Tabuk, Takut Tergoda Wanita Romawi

Sebarkan artikel ini

BAIHAQI meriwayatkan beserta sanadnya dari jalur sanad Ibnu Ishaq dari Abdullah bin Abu Bakar bin Hazm, bahwa ia berkata: Setiap kali Nabi SAW. hendak berangkat dalam suatu peperangan, beliau selalu menampakkan kesan bahwa beliau hendak berangkat ke tempat lain, selain tujuan yang sebenarnya, kecuali pada perang Tabuk.

Menjelang perang Tabuk, beliau memberitahu sasaran yang hendak dituju kepada para sahabat dengan bersabda, “Wahai sekalian manusia! Aku ingin memerangi negeri Romawi.”

Hal ini terjadi pada masa sulit, hawa yang panas terik, bumi yang kering-kerontang dan buah-buahan di Madinah hampir matang, dan orang-orang suka tinggal di dekat buah kurma mereka dan duduk-duduk di bawah naungan yang mereka buat. Mereka merasa enggan meninggalkannya.

Pada suatu hari, ketika Rasulullah SAW. tengah membuat persiapan dalam perang tersebut, beliau bersabda kepada Jadd bin Qais, “Hai, Jadd! Siapkah engkau berperang melawan Bani Ashfar (orang Romawi)?”

Jadd menjawab, “Wahai Rasulullah!Berilah aku izin (tidak pergi berperang) dan janganlah engkau jadikan aku terjerumus ke dalam fitnah.

Kaumku mengetahui bahwa tidak ada seorang pun yang lebih bergairah terhadap wanita melebihi aku.

Aku khawatir jika aku melihat wanita-wanita Romawi, aku akan tergoda dengan mereka. Maka izinkanlah aku untuk tidak pergi, wahai Rasulullah.”

Maka beliau berpaling darinya dan bersabda, “Aku mengizinkanmu.” Lalu Allah ta’âlâ menurunkan ayat: “Di antara mereka ada orang yang berkata, ‘Berilah saya izin (tidak pergi berperang) dan janganlah kamu menjadikan saya terjerumus ke dalam fitnah.’ Ketahuilah bahwa mereka telah terjerumus ke dalam fitnah.” (QS. At-Taubah: 49).

Yakni fitnah yang terjadi pada dirinya dengan ketidakikutsertaannya bersama Rasulullah SAW. dan cinta kepada dirinya sendiri yang melebihi cintanya kepada beliau itu jauh lebih besar daripada fitnah para wanita Bani Ashfar yang ia khawatirkan.

Sedangkan mengenai orang-orang yang mengikuti Jadd, Allah berfirman: “Dan sesungguhnya Jahanam itu benar-benar meliputi orang-orang yang kafir.” (QS. At-Taubah: 49).

Salah seorang lelaki dari kalangan munafik berkata, “Janganlah kalian berangkat (berperang) dalam panas terik ini.”

error: Allahu Akbar