Begitu melihat Abu Bakar datang, Umar radhiyallahu anhu duduk.
Abu Bakar rodhiyollóhu ‘anhu berdiri di samping mimbar dan menyeru kepada orang-orang yang hadir.
Mereka pun duduk dan diam mendengarkan Abu Bakar radhiyallahu ‘anhu membaca syahadat yang ia ketahui, lalu mengatakan, “Sesungsuhnya, Allah azza wajalla telah memberitakan kabar kematian Nabin-Nya kepada dirinya ketika beliau masih hidup bersama kalian.
Dia pun telah memberitakan kabar kematian kalian kepada diri kalian.
Itulah kematian, hingga suatu saat nanti tidak akan ada yang tersisa kecuali Allah azza wajalla.
Allah ta’ala berfirman: “Muhammad itu tidak lain hanyalah seorang rasul, sungguh telah berlalu sebelumnya beberapa orang rasul.
Apakah jika dia wafat atau dibunuh kamu berbalik ke belakang (murtad)?
Barangsiapa yang berbalik ke belakang, maka ia tidak dapat mendatangkan mudarat kepada Allah sedikit pun; dan Allah akan memberi balasan kepada orang-orang yang bersyukur.” (QS Âl ‘Imrân: 144).
Umar radhiyallâhu ‘anhu bertanya, “Apakah ayat itu bagian dari Alquran?
Demi Allah, aku tidak tahu bahwa ayat itu telah diturunkan sebelumnya.”




