Dukungan Umar Terhadap Gagasan Khalifah Abu Bakar Mengenai Jihad
Kemudian Umar radhiyallahu ‘anhu berdiri dan berkata, “Segala puji bagi Allah, yang telah memberikan kebaikan kepada hamba-hamba-Nya yang Dia kehendaki.
Demi Allah! Setiap kali kita berlomba-lomba kepada kebaikan, engkau selalu berhasil mengalahkan kami.
Demikianlah karunia Allah, diberikan-Nya kepada siapa yang Dia kehendaki.
Dan Allah mempunyai karunia yang besar. Sungguh! Semula aku berencana untuk menjumpaimu guna menyampaikan gagasan yang engkau sampaikan tadi.
Namun hal itu tidak terlaksana, hingga akhirnya engkau yang pertama kali mengungkapkannya.
Engkau memiliki gagasan yang tepat. Semoga Allah senantiasa membimbingmu di jalan kebenaran.
Kirimkanlah pasukan berkuda secara bersusulan. Dan berangkatkan pula pasukan pejalan kaki secara bersusulan.
Pasukan demi pasukan hendaknya senantiasa dikirim, karena Allah akan membantu agama-Nya dan memberikan kemuliaan dan kekuatan bagi Islam dan umatnya.”
Pendapat Abdurrahman Bin ‘Auf Tentang Strategi Perang Melawan Romawi
Kemudian Abdurrahman bin ‘Auf berdiri dan berkata, “Wahai Khalifah Rasulullah! Mereka yang akan kita hadapi adalah bangsa Romawi dan keturunan Ashfar.”
Badan mereka sangat kuat bagaikan pilar yang kokoh. Saya pikir sebaiknya kita tidak melakukan serangan terbuka, akan tetapi sebaiknya kita kirimkan pasukan berkuda untuk melakukan serangan mendadak di daerah perbatasan, kemudian pasukan itu langsung kembali.
Bila hal ini dilakukan berulang kali, maka orang-orang Romawi akan menderita banyak kerugian, sedangkan pasukan kita akan mendapatkan ghanimah dari daerah-daerah Romawi yang terpencil.
Dengan cara ini, orang-orang Romawi akan membiarkan musuh mereka begitu saja.






