Ketika melihat ‘Utbah datang, mereka berkata: “Sungguh ‘Utbah telah kembali kepada kalian dengan raut wajah yang berbeda dari raut wajah ketika pergi.”
‘Utbah pun duduk di hadapan mereka. Lalu berkata: “Wahai sekalian orang-orang Quraisy! Aku telah berbicara kepadanya seperti yang kalian perintahkan kepadaku.
Setelah aku selesai berbicara, ia mengucapkan kepadaku kata-kata yang demi Allah, tidak pernah terdengar oleh kedua telingaku kata-kata seperti itu sama sekali. Aku pun tidak tahu apa yang harus aku katakan kepadanya.
Wahai sekalian orang-orang Quraisy! Turuti lah aku hari ini saja dan selanjutnya kalian boleh menentangku. Tinggalkan saja orang itu dan menyingkirlah darinya.
Demi Allah! Ia tidak akan meninggalkan agama yang ia anut. Biarkan saja ia yang menghadapi orang-orang Arab selain kita. Jika ia menang terhadap mereka, maka kehormatannya merupakan kehormatan kalian juga, dan kemuliaannya merupakan kemuliaan kalian juga.
Namun jika mereka menang terhadapnya, maka masalah kalian telah diselesaikan oleh orang lain.”
Mereka berkata: “Kamu telah berpindah agama, hai Abul-Walid!”
Demikian ini disebutkan pula oleh Ibnu Ishaq secara panjang lebar, sebagaimana disebutkan dalam Kitab Al-Bidayah (3/36).
Diriwayatkan pula beserta sanadnya oleh Baihaqi dari hadits riwayat Umar secara ringkas.
[Ibnu Katsir berkata dalam Kitab Al-Bidayah (3/64): Ini adalah hadits yang sangat gharib dilihat dari rangkaian sanad ini].






