9 - CintaUpdate

Pengagungan dan Penghormatan Sahabat kepada Nabi SAW sangat Mengagumkan, bahkan Diakui Musuh-Musuhnya

214
×

Pengagungan dan Penghormatan Sahabat kepada Nabi SAW sangat Mengagumkan, bahkan Diakui Musuh-Musuhnya

Sebarkan artikel ini

Beliau bersabda, “Mengapa kamu meminum darahku? Orang-orang akan binasa karenamu dan kamu pun akan dibinasakan orang-orang.”

Abu Musa berkata: Abu ‘Ashim berkata: Orang-orang menganggap bahwa kekuatan yang ada padanya adalah sebab dari darah tersebut.

(Demikian dalam kitab Al-Ishabah
(2/130)).

Diriwayatkan pula beserta sanadnya oleh al-Hakim (3/554), Thabarani dengan lafal yang sebagian besarnya sama. [Haitsami (8/270) berkata: Diriwayatkan oleh Thabarani dan Bazar secara ringkas, para perawi Bazar adalah para perawi kitab Shahih selain Hunaid bin Qasim, seorang rawi yang tsiqah].

Diriwayatkan pula beserta sanadnya oleh ibnu ‘Asakir dengan lafal yang sebagian besarnya sama, -sebagaimana dalam kitab Kanzul-‘Ummål (7/57) dengan menyebutkan ucapan Abu ‘Ashim.

Dalam riwayat yang lain: Abu Salamah berkata: Orang-orang menganggap bahwa kekuatan yang ada pada diri ibnu Zubair radhiyallahu ‘anhuma adalah sebab kekuatan darah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam.

Menurut riwayat Abu Nu’aim dalam kitab Hilyatul-Auliya’ dari Kaisan bekas budak Abdullah bin Zubair radhiyallahu ‘anhumâ, ia berkata: Ketika Salman radhiyallahu ‘anhu berkunjung ke rumah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam, ia melihat Abdullah bin Zubair meminum isi baskom yang ia bawa.

Kemudian, Abdullah menemui Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam, lalu beliau bertanya kepadanya, “Sudah selesai?”

la menjawab, “Ya.”

Salman bertanya, “Ada apakah, wahai Rasulullah?”

Beliau menjawab, “Aku telah memberinya bekas cucian mangkuk bekamku agar ia buang.”

Salman berkata, “Demi Zat yang telah mengutusmu dengan kebenaran, ia telah meminumnya.”

Beliau bertanya kepada ibnu Zubair, “Apakah kamu telah meminumnya?”

la menjawab, “Ya.”

Beliau bertanya, “Mengapa?”

Ibnu Zubair menjawab, “Aku ingin ada darah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam di dalam perutku.”

error: Allahu Akbar