[Haitsami (8/271) berkata: Para perawinya adalah perawi kitab Shahih selain Abdullah bin Ahmad bin Hanbal dan Hakim. Namun keduanya tsiqah].
11. Hadits Abu Ayyub Mengenai Penghormatannya kepada Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wasallam
THABRANI meriwayatkan beserta sanadnya dari Abu Ayyub radhiyallahu ‘anhu, ia berkata: Ketika Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam datang ke Madinah, beliau singgah di rumah Abu Ayyub.
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam menempati lantai bawah dan Abu Ayyub menempati lantai atas.
Ketika malam tiba dan hendak tidur, terpikir oleh Abu Ayyub bahwa ia berada di lantai yang di bawahnya ditempati Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam.
Aku pun menjadi pemisah antara beliau dan wahyu. Maka Abu Ayyub tidak bisa tidur karena khawatir jangan sampai debu bertaburan pada beliau, dan jangan sampai gerakannya mengganggu beliau.
Ketika pagi tiba, Abu Ayyub pergi menjumpai Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam, lalu berkata, “Wahai, Rasulullah. Tadi malam saya dan Ummu Ayyub tidak bisa tidur.”
Beliau bertanya, “Mengapa, wahai Abu Ayyub?”
Abu Ayyub menjawab, “Terpikir olehku bahwa saya berada di atas lantai yang di bawahnya engkau tempati. Jika saya bergerak, maka debu akan bertaburan kepadamu dan gerakanku pun dapat mengganggumu. Aku pun menjadi pemisah antara engkau dan wahyu.”
Beliau bersabda, “Tidak usah lagi khawatir seperti itu, wahai Abu Ayyub. Ingatlah, aku akan mengajarimu beberapa kata, apabila kamu mengucapkannya sepuluh kali pada pagi hari dan sepuluh kall pada petang hari, kamu akan diberi pahala sepuluh kebaikan dihapuskan darimu sepuluh keburukan, diangkat untukmu sepuluh derajat pada hari kiamat, kata-kata itu akan sepadan bagimu dengan pahala membebaskan sepuluh hamba sahaya.”
Beliau melanjutkan sabdanya: “Tidak ada tuhan selain Allah baginyalah seluruh kerajaan, dan baginya pula segala pujian, ndak ada sekutu bog Nya.” [Demikian dalam kitab Kanzul-Ummal (1/294)].
Menurut riwayat Thabarani pula dari Abu Ayyub radhiyallahu anhu, ia berkata: Ketka Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam singgah di rumahku, aku berkata, “Saya rela mengorbankan ayah dan ibuku demi engkau! Sesungguhnya, aku tidak suka tinggal di atasmu dan engkau tinggal di bawahku.”






