9 - CintaUpdate

Pengagungan dan Penghormatan Sahabat kepada Nabi SAW sangat Mengagumkan, bahkan Diakui Musuh-Musuhnya (2)

172
×

Pengagungan dan Penghormatan Sahabat kepada Nabi SAW sangat Mengagumkan, bahkan Diakui Musuh-Musuhnya (2)

Sebarkan artikel ini

Maka Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, “Yang paling nyaman bagi kami adalah tinggal di bagian bawah, karena banyak orang yang datang berkunjung kepada kami.”

Suatu ketika, aku melihat sebuah guci milik kami pecah dan airnya tumpah, lalu aku dan Ummu Ayyub segera mengambil kain berbulu milik kami untuk menuntaskan air itu, karena khawatir akan menetes dan mengganggu Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam, padahal kami tidak memiliki selimut selain itu.

Kemudian, apabila kami memasakkan makanan untuk beliau, lalu mengembalikan sisanya, kami sengaja mencari bekas jari-jari beliau, lalu kami memakannya karena kami menginginkan keberkahan.

Pada suatu malam, beliau mengembalikan sisa makan malamnya kepada kami yang telah kami bumbui dengan bawang putih atau bawang merah, namun kami tidak melihat bekas jari-jari beliau pada makanan tersebut.

Kemudian, aku menanyakan kepada beliau tentang makanan yang kami masakkan untuk beliau, namun beliau mengembalikannya dan tidak makan.

Beliau bersabda, “Aku mencium bau pohon itu (bawang putih atau merah), sedangkan aku suka bermunajat kepada Allah.

Aku tidak ingin baunya lengket pada mulutku. Namun, jika kalian mau, makanlah.” [Demikian dalam kitab Kanzul-Ummal (8/50)].

Demikian ini diriwayatkan beserta sanadnya oleh al-Hakim (3/461), hanya saja ia tidak menyebutkan: ‘Kemudian apabila kami memasakkan makanan’ – dan seterusnya.

(al-Hakim berkata: Ini hadis sahih memenuhi syarat sanad Muslim, namun Bukhari dan Muslim tidak meriwayatkannya beserta sanadnya dalam kitab Shahih mereka. Disepakati oleh Dzahabi).

Telah diriwayatkan pula beserta sanadnya oleh Abu Nu’aim dan ibnu ‘Asakir seperti rangkaian kalimat pada riwayat Thabarani, hanya saja dalam riwayat mereka disebutkan: Akupun berkata, “Wahai, Rasulullah. Tidak pantas bila saya tinggal di atasmu. Silakan engkau pindah ke kamar atas.”

error: Allahu Akbar