6 - JihadUpdate

Perang Tabuk, Pengorbanan Nyawa dan Harta Para Sahabat RHum.

1261
×

Perang Tabuk, Pengorbanan Nyawa dan Harta Para Sahabat RHum.

Sebarkan artikel ini

Lalu, Rasulullah SAW. menanyakan hal tersebut kepada Abdurrahman, “Apakah engkau meninggalkan sesuatu untuk keluargamu?”

Abdurrahman menjawab, “Ya. Lebih banyak dan lebih bagus daripada yang aku infakkan.”

“Berapa?” Tanya beliau.

Abdurrahman berkata, “Rezeki dan kebaikan yang telah dijanjikan oleh Allah dan Rasul-Nya.”

Seorang lelaki Anshar yang bernama Abu ‘Uqail RA. datang dengan membawa satu sha’ kurma, lalu menginfakkannya.

Orang-orang munafik yang melihat besarnya jumlah infak-infak tersebut mengejek dengan saling mengedipkan mata.

Apabila jumlah infak yang diberikan seorang sahabat banyak, mereka mengejeknya dengan saling mengedipkan mata seraya berkata, “Orang yang suka pamer (riya’)!”

Sebaliknya apabila seseorang menginfakkan sedikit kurma sesuai kemampuannya, mereka berkata, “Orang ini lebih memerlukan atas apa yang ia infakkan itu.”

Ketika Abu ‘Uqail datang dengan membawa satu sha’ kurma, ia berkata, “Aku telah menghabiskan waktu sepanjang malam untuk mencari air dengan menggunakan seutas tali dengan upah dua sha’ (kurma). Demi Allah! Aku tidak mempunyai apa-apa selain ini.”

la pun mencoba menjelaskan keadaannya dengan sikap malu-malu (karena infaknya yang sedikit ini). “Lalu aku membawa satu sha’ kurma itu dan meninggalkan satu sha’ untuk keluargaku.”

Maka orang-orang munafik berkata, “Orang ini (Abu ‘Uqail) lebih memerlukan satu sha’ kurmanya itu dibandingkan orang lain.”

Padahal orang-orang munafik itu sendiri -baik yang kaya maupun yang miskin-menanti-nanti sekiranya mereka memperoleh bagian dalam pembagian harta sedekah tersebut.

error: Allahu Akbar