Kemudian Abu Bakar berkata, “Wahai Nabiyyullâh! Dua ekor hewan tunggangan ini telah aku persiapkan untuk keperluan ini.”
Kemudian mereka mempekerjakan Abdullah bin Uraiqith, yang ketika itu masih musyrik, sebagai penunjuk jalan bagi mereka.
Ia adalah seorang laki-laki dari Bani Du’il bin Bakr, sedangkan ibunya berasal dari Bani Sahm bin ‘Amr.
Mereka menyerahkan kedua unta tunggangan tersebut kepadanyá, sehingga kedua unta itu berada di tangan Abdullah bin Uraiqith.
Ia menggembalanya sampai waktu yang telah mereka sepakati.
Baghawi meriwayatkan beserta sanadnya dengan sanad hasan dari ‘Aisyah RHa. sebagian dari hadits tersebut.
Dalam haditsnya itu disebutkan: Abu Bakar berkata, “Izinkan aku menemanimu!”
Beliau bersabda, “Engkau boleh menemaniku.”
Abu Bakar berkata, “Aku mempunyai dua ekor hewan tunggangan yang telah aku beri makan sejak enam bulan yang lalu untuk keperluan ini. Maka ambillah salah satu darinya.”
Beliau bersabda, “Aku akan membelinya.”
Maka beliau membeli unta tersebut dari Abu Bakar, lalu mereka berangkat, kemudian mereka singgah di dalam gua.
Lalu perawi meneruskan hadisnya, sebagaimana dalam kitab Kanzul-Ummal (8/334).






