8 - ZuhudUpdate

Semangat Nabi SAW dan Para Sahabatnya Menafkahkan Harta di Jalan Allah (2)

329
×

Semangat Nabi SAW dan Para Sahabatnya Menafkahkan Harta di Jalan Allah (2)

Sebarkan artikel ini

Kemudian, beliau mengutus seseorang kepada Ali radhiyallahu ‘anhu agar ia menyedekahkannya (kepada yang memerlukan).

Pada malam Senin, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam mengalami sakaratul maut, maka Aisyah radhiyallahu ‘anhã mengutus seseorang dengan membawa lampunya kepada salah seorang madunya dengan berkata, “Berilah kami sedikit minyak dari tempat minyakmu dan tuangkan pada lampu kami ini, karena Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam sedang mengalami sakaratul maut.”

Diriwayatkan pula oleh ibnu Hibban dalam kitab Shahih-nya dari ‘Aisyah radhiyallahu ‘anhâ dengan lafal yang semakna. (Demikian dalam kitab at-Targhib wat-Tarhib (2/178)).

Menurut riwayat Ahmad dari ‘Aisyah radhiyallahu ‘anhâ, ia berkata: Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam memerintahkanku untuk menyedekahkan emas yang masih ada pada kami ketika beliau sedang sakit.

Ketika sadar dari pingsannya, beliau bertanya kepadaku, “Apa yang telah kamu lakukan?”

Aku menjawab, “Melihat keadaanmu seperti itu, pikiranku menjadi gelisah.”

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, “Bawa emas itu ke sini.”

Aisyah pun membawakan tujuh atau sembilan dinar (perawi Abu Hazim ragu tentang jumlahnya).

Ketika ‘Aisyah datang membawa uang dinar itu, beliau bersabda, “Apakah yang dapat diharapkan oleh Muhammad, jika ia menemui Allah sementara uang dinar ini masih ada dengannya!

Masih adakah keyakinan pada Allah yang disisakan uang dinar itu pada diri Muhammad, jika ia menemui-Nya, sementara uang itu masih ada dengannya!”