8 - ZuhudUpdate

Semangat Nabi SAW dan Para Sahabatnya Menafkahkan Harta di Jalan Allah (3)

364
×

Semangat Nabi SAW dan Para Sahabatnya Menafkahkan Harta di Jalan Allah (3)

Sebarkan artikel ini

la pun tetap tinggal di Yarnan sehingga memperoleh harta yang cukup, hingga Nabi shallal láhu ‘alaihi wasallam wafat.

Kemudian, ketika ia datang, Umar berkata kepada Abu Bakar radhiyalláhu ‘anhuma, “Utuslah seseorang untuk meryampaikan kepada orang ini (Muadz) agar menyisakan harta yang sekadar cukup untuk keperluan hidup, dan mengambil seluruh hartarya yang lain.”

Abu Bakar berkata, “la diutus oleh Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam agar ia mendapat kesempatan untuk memperoleh ganti hartanya yang digunakan untuk melunasi utang.

Dan aku tidak akan mengambil sedikit pun darinya kecuali jika ia memberikannya kepadaku.

Lalu, Umar pergi menjumpai Mu’adz, karena Abu Bakar tidak setuju terhadap pendapatrya.

Lalu, ia pun menyampaikan maksudnya kepada Mu’adz.

Mu’adz berkata, “Rasulullah shallalláhu alaihi wasallam mengutusku (ke Yaman) adalah agar saya berkesempatan untuk mendapatkan ganti dari hartaku yang saya gunakan untuk melunasi utang dan saya tidak akan menuruti pendapatrmu.”

Kemudian, di lain waktu, Mu’adz menjumpai Umar dan berkata, “Sekarang saya menuruti pendapatmu, dan saya akan melakukan apa yang engkau perintahkan kepadaku.

Saya bermirnpi dalarn tidurku bahwa saya berada di suatu tempat yang penuh dengan air, dan saya khawatir akan tenggelam.

Kemudian, engkau menyelamatkanku darí air tersebut, wahai Urmar!”