Akhirnya tidak ada satu orang pun diantara mereka yang tidak berangkat.
Lalu, Abu Bakar keluar untuk melepas keberangkatan Usamah dan pasukan kaum muslimin.
Ketika Usamah menaiki kuda meninggalkan Jurf, dengan memimpin pasukannya yang berjumlah 3.000 orang, dengan 1.000 ekor kuda – Abu Bakar berjalan mengiringi Usamah sejenak.
Kemudian ia mengucapkan: “Aku titipkan kepada Allah akan agamamu, amanah yang harus kamu jaga, dan penghujung amalanmu.”
Lalu, berkata, “Rasulullah SAW. menyampaikan pesan kepadamu, Maka laksanakanlah arahan Rasulullah SAW.
Aku tidaklah menyuruh atau melarangmu melakukannya.
Aku hanya menjalankan perintah yang telah ditetapkan oleh Rasulullah SAW.”
Usamah pun berangkat dengan cepat dan melewati daerah-daerah damai yang penduduknya tidak meninggalkan Islam, seperti Marga Juhainah dan marga-marga lain dalam lingkup Kabilah Qudha’ah.
Ketika singgah di lembah Wadil-Qura, Usamah mengirim seorang mata-mata dari Kabilah Bani Udzrah yang bernama Huraits.
Ia menaiki hewan tunggangannya di hadapan Usamah, lalu berangkat hingga sampal ke Ubna, Wilayah Bizantium (Romawi Timur).
Disana, ia mengamati keadaannya dan mencari rute terbaik (untuk pasukan).
Kemudian la kembali dengan cepat hingga sampai kepada Usamah dengan jarak dua malam perjalanan dari ‘Ubna.
Ia melaporkan kepada Usamah bahwa penduduk Ubna tidak menyadari kedatangan pasukan kaum muslimin, dan juga tidak ada pasukan yang berkumpul.






