5. Anjuran Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wasallam Tentang Mencari Ilmu
MUSLIM meriwayatkan beserta sanadnya dari ‘Uqbah bin ‘Amir radhiyallahu ‘anhu, ia berkata: Suatu ketika Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam keluar dari kamarnya ketika kami berada di shuffah.
Lalu, beliau bertanya, “Siapa diantara kalian yang suka pergi pada setiap pagi hari ke pasar Buthhan atau ‘Aqiq, lalu kembali dengan membawa dua ekor unta betina yang besar punuknya tanpa berbuat dosa ataupun memutuskan hubungan kerabat?”
Maka kami berkata, “Wahai, Rasulullah. Kami semua menyukai hal itu.”
Beliau bersabda, “Tidakkah salah seorang di antara kalian pergi pada pagi hari ke masjid, lalu mengajarkan atau membaca dua ayat dari Kitabullah ‘azza wajalla, maka hal itu lebih baik baginya daripada satu ekor atau dua ekor unta betina, tiga ayat lebih baik baginya daripada tiga ekor, empat ayat lebih baik baginya daripada empat ekor, dan setiap jumlah ayat lebih baik daripada unta dengan jumlah yang sama.”
[Demikian dalam kitab Misykâtul-Mashâbîh (hal. 175)].
Diriwayatkan pula beserta sanadnya oleh Abu Nu’aim dalam kitab Hilyatul-Auliya’ (1/341). Dalam riwayatnya itu disebutkan: Lalu mempelajari atau membaca.
6. Sabda Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wasallam Kepada Seorang Pekerja yang Mengadukan Saudaranya yang Mencari Ilmu
TIRMIDZI meriwayatkan beserta sanadnya dari Anas radhiyallahu ‘anhu, la berkata: Ada dua orang bersaudara pada masa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam.
Salah seorang di antara mereka biasa menghadiri mejelis Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam dan yang lain bekerja.
Maka yang bekerja itu mengadukan saudaranya kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam.
Lalu, beliau bersabda, “Mungkin dengan sebab dialah kamu mendapatkan rezeki.” [Demikian dalam kitab Jam’ul-Fawa’id (1/20)].
Diriwayatkan pula beserta sanadnya oleh ibnu ‘Abdil-Barr dalam kitab Jami’u Bayanil-lm (1/59) dengan lafal yang semakna, dan Al-Hakim dalam kitab Al-Mustadrak (1/94), ia mensahihkannya berdasarkan syarat sanad Muslim, dan disepakati oleh Dzahabi.






