‘Aisyah berkata, “Demikianlah akhlak Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam.”
Diriwayatkan pula oleh Nasa’i, -sebagaimana dalam kitab al-Bidayah (6/35).
Abu Nu’aim meriwayatkan beserta sanadnya dalam kitab Dalâ’ilun-Nubuwwah (hal. 57) dari ‘Urwah dari ‘Aisyah radhiyallahu ‘anhâ, ia berkata, “Tidak ada seorang pun yang lebih baik akhlaknya daripada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam.
Apabila ada salah seorang sahabat ataupun keluarga beliau memanggilnya, beliau pasti menyahut, ‘Labbaik!’
Oleh karena itu, Allah ‘azza wajalla menurunkan ayat:: “Dan sesungguhnya, kamu benar-benar berbudi pekerti yang agung.” (QS. al-Qalam: 4).
Menurut riwayat ibnu Abi Syaibah dari Qais bin Wahb dari salah seorang Bani Sarah, ia berkata: Aku pernah berkata kepada ‘Aisyah, “Beritahukanlah kepadaku tentang akhlak Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam.”
Lalu, ia berkata, “Tidakkah kamu membaca Alquran? “Dan sesungguhnya, kamu benar-benar berbudi pekerti yang agung (QS. al-
Qalam: 4).
“Aisyah berkata, “Ketika Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersama para sahabatnya, aku membuatkan makanan untuknya, dan Hafshah radhiyallahu ‘anha juga membuatkan makanan untuknya.
Namun, Hafshah mendahuluku, lalu aku pun berkata kepada hamba wanita: ‘Pergilah, lalu balikkanlah nampannya! Maka ketika Hafshah hendak meletakkan nampannya di depan Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam hamba wanita itu membalikkannya.
Maka terbaliklah nampan tersebut sehingga makanannya berserakan.
Lalu, Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam mengumpulkan makanan yang masih ada dan yang berserakan di atas tanah, dan mereka pun memakannya.
Lalu, Aku mengirimkan nampanku, tapi beliau memberikannya kepada Hafshah dan berkata, ‘Ambillah wadah ini sebagai pengganti wadah
makananmu dan makanlah makanan yang ada di dalamnya.”




