la berkata, “Teruskan perjalanan! Payah kalian! Karena kalian, hari ini aku mendapat semprotan dari Khalifah Rasulullah SAW.”
Kemudian Abu Bakar keluar hingga menyusul pasukan, lalu mengobarkan semangat mereka. Ia pun melepas keberangkatan pasukan Usamah dengan berjalan kaki, sedangkan Usamah naik hewan tunggangan.
Sedangkan Abdurrahman bin Auf menuntun hewan tunggangan milik Abu Bakar.
Usamah berkata, “Wahai Khalifah Rasulullah! Silakan engkau naik, atau jika tidak, aku akan turun.”
Abu Bakar menjawab, “Demi Allah! Engkau tidak boleh turun. Dan demi Allah! Aku pun tidak akan naik. Apa salahnya jika aku membuat kakiku terkena debu sesaat di jalan Allah? Karena bagi orang yang berjihad, dengan setiap langkahnya, 700 kebaikan ditulis untuknya, 700 derajat dinaikkan untuknya, dan dihapuskan 700 dosanya.”
Setelah dianggap cukup, Abu Bakar berkata kepada Usamah, “Jika engkau tidak keberatan untuk membantuku dengan mengizinkan Umar bin Khattab tinggal bersamaku, izinkanlah.”
Maka Usamah memberikan izin Umar untuk tinggal di Madinah.
[Demikian dalam kitab Mukhtashar Ibni Asâkir (1/117), dan Kanzul-‘Ummâl (5/314)].
Ibnu Katsir menceritakan kisah tersebut di bagian (6/305) dari Saif, dari Hasan, secara ringkas.






