7 - Pemimpin

Abu Bakar Shiddiq Kembalikan Penentuan Khilafah Kepada Masyarakat

7
×

Abu Bakar Shiddiq Kembalikan Penentuan Khilafah Kepada Masyarakat

Sebarkan artikel ini

1. Khutbah Abu Bakar Tentang Khilafah dan Perkataannya Bahwa Sesaat pun la Tidak Pernah Punya Ambisi untuk Mendapatkannya

ABU NU’AIM meriwayatkan beserta sanadnya dalam kitab Fadha ilush-Shahabah, dari Abu Bakar radhiyallâhu ‘anhu, ia berkata, “Saudara sekalian! Jika kalian mengira bahwa aku mengambil tugas khilafah ini karena senang menjadi khalifah atau untuk mengutamakan kepentinganku sendiri di atas kepentingan kalian dan kaum muslimin secara umum, ketahuilah bahwa hal itu tidak benar!

Demi Zat yang jiwaku ada di tanganNya, aku mengambil tugas khilafah bukan karena senang menjadi khalifah, atau untuk mengutamakan kepentinganku sendiri atas kepentingan kalian, ataupun atas seseorang di antara kaum muslimin.

Sesaat pun aku tidak pernah berambisi menjadi khalifah. Aku juga tidak memintanya kepada Allah, baik secara sembunyi-sembunyi maupun terang-terangan.

Sungguh, aku telah mengemban tugas besar yang aku sendiri tidak punya kekuatan untuk menunaikannya kecuali dengan pertolongan Allah.

Alangkah senangnya jika khilafah ini dapat aku serahkan kepada salah seorang sahabat Rasulullah shallallâhu alaihi wasallam dengan syarat ia bisa berbuat adil.

Khilafah ini aku kembalikan kepada kalian dan saya nyatakan tidak ada baiat dari kalian untukku. Berikanlah jabatan itu kepada orang yang kalian sukai. Aku hanya orang biasa seperti kalian.”

[Demikian dalam kitab Kanzul-Ummäl3/131)].

2. Jawaban Para Sahabat Atas Pernyataan Abu Bakar Radhiyallâhu ‘Anhum dan Pengakuan Mereka Bahwa Dialah yang Terbaik diantara Mereka

MENURUT riwayat Thabrani dari Isa bin ‘Athiyyah, ia berkata: Sehari setelah Abu Bakar dibaiat sebagai khalifah, ia menyampaikan khutbah, “Hadirin sekalian! Aku membatalkan kesepakatan kalian (menjadikanku sebagai khalifah).

Aku bukanlah yang terbaik di antara kalian. Baiatlah orang yang terbaik di antara kalian sebagai khalifah.”

Para sahabat berdiri dan berkata, “Demi Allah, engkaulah yang terbaik diantara kami”

Abu Bakar melanjutkan khutbahnya, “Saudara sekalian, orang orang telah masuk Islam dengan sukarela maupun terpaksa. Mereka semua dalam lindungan Allah dan menjadi tetangga Allah.

error: Allahu Akbar