7 - Pemimpin

Dukungan Para Sahabat Terhadap Kekhalifahan Abu Bakar dan Menghindari Perpecahan Umat (2)

41
×

Dukungan Para Sahabat Terhadap Kekhalifahan Abu Bakar dan Menghindari Perpecahan Umat (2)

Sebarkan artikel ini

5. Hadis Abdurrazaq dan Hakim Tentang Dialog Antara Ali dan Abu Sufyan Radhiyallahu ‘Anhuma

ABDURRAZAQ meriwayatkannya pula beserta sanadnya dari ibnu Abjar, katanya: Tatkala Abu Bakar Shiddiq telah dibaiat, datanglah Abu Sufyan kepada Ali seraya berkata, “Apakah dalam masalah khilafah ini, kalian dikalahkan oleh orang yang rumahnya paling kecil di kabilah Quraisy?

Demi Allah, akan aku penuhi Madinah dengan pasukan berkuda dan berjalan kaki jika kamu mau.”

Ali menjawab, “(Apakah) kamu masih menjadi musuh Islam dan kaum muslimin?

Jika demikian adanya, tentu tidak akan merugikan Islam dan kaum muslimin sedikitpun.

Kami berpendapat bahwa Abu Bakar memang berhak menjadi khalifah.”

[Demikian dalam kitab Al-Isti’âb (4/84)].

Diriwayatkan pula oleh al-Hakim (3/78) beserta sanadnya dari Murrah ath-Thayyib, katanya: Abu Sufyan bin Harb datang kepada Ali bin Abu thalib, lalu berkata, “Bagaimana bisa khilafah jatuh ke tangan marga yang paling sedikit jumlahnya dan rendah derajatnya di antara kabilah Quraisy? (yakni Abu Bakar)

Demi Allah, jika kamu mau, akan aku penuhi Madinah dengan pasukan berkuda maupun jalan kaki.”

Ali menjawab, “Sampai kapan pun kamu memusuhi Islam dan orang-orangnya, (hai Abu Sufyan) hal itu tidak akan merugikan Islam sedikitpun.

Kami memandang bahwa Abu Bakar memang berhak untuk menjadi khalifah.”

6. Hadis Shakhr Tentang Dialog Antara Umar dan Khalid bin Sa’id Mengenai Kekhalifahan Abu Bakar Shiddiq Radhiyallahu ‘Anhu

THABARI (4/28) meriwayatkan beserta sanadnya dari Shakhr (pengawal pribadi Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam), ia berkata: Khalid bin Sa’id al-‘Ash bertugas di Yaman sejak Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam masih hidup dan masih berada di sana ketika beliau wafat.

la datang ke Madinah sebulan sesudahnya dengan mengenakan jubah sutra campuran.

Setibanya di Madinah, ia menjumpai Ali dan Umar radhiyallahu ‘anhumâ.

Spontan Umar pun berteriak kepada orang-orang sekitar, “Robeklah jubahnya! Beraninya ia memakai sutra!

Padahal sutra itu tidak boleh dipakai orang-orang Islam di luar pertempuran.”

Lalu mereka pun merobek jubahnya.

Khalid berkata, “Hai, Abu Hasan! Hai bani ‘Abdi Manaf! Apakah kalian kalah dalam masalah khilafah?”

Ali balik bertanya, “Menurutmu, apakah ini urusan kalah-menang atau khilafah?”

error: Content is protected !!