12 - ShalatUpdate

Anjuran Nabi SAW. Mengenai Shalat Kepada Umatnya

8
×

Anjuran Nabi SAW. Mengenai Shalat Kepada Umatnya

Sebarkan artikel ini

4. Sabda Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wasallam Kepada Seseorang yang Bertanya Kepada Beliau Tentang Amal yang Paling Utama

AHMAD meriwayatkan beserta sanadnya dari Abdullah bin ‘Amr radhiyallohu ‘anhu, bahwa seseorang datang kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam dan bertanya kepada beliau tentang amal yang paling utama.

Rasulullah shollallohu ‘alaihi wasallam menjawab, “Salat.”

Orang itu bertanya lagi, “Kemudian apa?”

Beliau menjawab, “Salat.”

Orang itu bertanya lagi, “Kemudian apa?”

Beliau menjawab, “Salat.”-demikian sebanyak tiga kali.

Lalu, ketika orang itu mengulangi pertanyaannya lagi, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam menjawab, “Berjihad di jalan Allah.”

Orang itu berkata, “Saya memiliki kedua orang tua.”

Maka Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, “Aku menyuruhmu untuk berbuat baik kepada kedua orangtuamu.”

Orang itu berkata, “Demi Zat yang telah mengutusmu dengan membawa kebenaran sebagi Nabi, sungguh saya akan berjihad dan meninggalkan kedua orangtuaku.”

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, “Kamu lebih mengetahui.”

[Haitsami (1/301) berkata: Dalam sanadnya terdapat Ibnu Lahi’ah. Dia adalah rawi yang dha’if, namun Tirmidzi menganggap riwayatnya hasan. Sedangkan para perawi yang lain adalah perawi kitab Shahih].

Diriwayatkan pula beserta sanadnya oleh Ibnu Hibban dalam kitab Shahih-nya, -sebagaimana dalam kitab At-Targhib wat-Tarhib (1/211).

5. Sabda Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wasallam Kepada Orang yang Menunaikan Rukun-Rukun Islam, “Kamu Termasuk Shiddiqin dan Syuhada.”

BAZZAR, Ibnu Khuzaimah, dan Ibnu Hibban dalam kitab Shahih-mereka berdua- dan lafal milik Ibnu Hibban- meriwayatkan beserta sanadnya dari ‘Amr bin Murrah Al-Juhani radhiyallahu ‘anhu, ia berkata: Seseorang datang kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam, lalu berkata, “Wahai, Rasulullah. Bagaimana pendapatmu jika saya telah bersaksi bahwa tidak ada tuhan selain Allah dan bahwasanya engkau utusan Allah, mengerjakan salat lima waktu, menunaikan zakat, berpuasa Ramadan dan mengerjakan salat (tarawih) pada malam harinya, termasuk golongan apakah saya?”

Beliau bersabda, “Kamu termasuk shiddiqin dan syuhada.” [Demikian dalam Kitab At-Targhib wat-Tarhib (1/200)].