14 - ZikirUpdate

Anjuran Para Sahabat Nabi SAW. Mengenai Zikir

6
×

Anjuran Para Sahabat Nabi SAW. Mengenai Zikir

Sebarkan artikel ini

1. Anjuran Umar, Utsman, dan Ibnu Mas’ud Radhiyallâhu Anhum Mengenai Zikir

lBNU ABID-DUNYA meriwayatkan beserta sanadnya dari Umar radhiyallahu anhu, ia berkata, “Janganlah kalian menyibukkan diri kalian dengan membicarakan orang lain, karena hal itu merupakan bencana. Dan hendaklah kalian menjaga zikrullah.

Menurut riwayat ibnu Abid-Dunya pula, Ahmad dalam kitab kitab Az Zuhd dan Hannad dari Umar, ia berkata, “Hendaklah kalian menjaga zikrullah, karena hal itu adalah obat. Dan jauhilah membicarakan orang lain, karena hal itu adalah penyakit.” [Demikian dalam kitab Kanzul-‘Ummål (1/207)].

Ibnul-Mubarak dalam kitab Az-Zuhd meriwayatkan beserta sanadnya dari Utsman radhiyallahu ‘anhu, ia berkata, “Seandainya hati kalian suci, tentu ia tidak akan merasa bosan karena zikrullah.” [Demikian dalam kitab Kanzul-‘Ummál (1/218)].

Baihaqi meriwayatkan beserta sanadnya dari ibnu Mas’ud radhiyallahu ‘anhu, ia berkata, “Perbanyaklah zikrullah. Tidak masalah jika kamu enggan berkawan dengan siapa pun kecuali orang yang membantumu untuk ingat kepada Allah.” [Demikian dalam kitab Kanzul-‘Ummâl (1/208)].

2. Anjuran Salman dan Abu Darda’ Radhiyallahu ‘Anhumâ Mengenai Zikir

ABU NU’AIM meriwayatkan beserta sanadnya dalam kitab Hilyatul-Auliya’ (1/204) dari Salman radhiyallahu ‘anhu, ia berkata, “Seandainya seseorang menghabiskan malam dengan menyedekahkan budak-budak wanita yang cantik jelita, sedang seseorang yang lain menghabiskan malam dengan membaca Kitabullah dan berzikir mengingati Allah ta’ala.”

Sulaiman’ berkata, “Yakni Salman memandang bahwa orang yang berzikir mengingati Allah itu lebih utama.”

Ahmad meriwayatkan beserta sanadnya dari Habib bin ‘Ubaid bahwa seseorang datang kepada Abu Darda’ radhiyallahu ‘anhu lalu berkata kepadanya, “Berilah aku nasihat!”

Maka Abu Darda’ berkata kepadanya, “Ingatlah Allah ‘azza wajalla di waktu lapang, niscaya Dia akan mengingatmu di waktu sempit.

Lalu, apabila kamu memandang salah satu benda dunia, maka perhatikanlah akhirnya ia akan menjadi apa.” [Demikian dalam kitab Shifatush-Shafwah (1/258)].

Abu Nu’aim meriwayatkan beserta sanadnya dalam kitab Hilyatul-Auliya’ (1/219) dari Abu Darda’, ia berkata, “Maukah kalian aku beritahu tentang amal perbuatan kalian yang paling baik, paling disukai oleh Sang Raja kalian, dan paling dapat meninggikan derajat kalian?

Amal itu lebih baik daripada kalian berperang dengan musuh, lalu mereka memenggal leher kalian, dan kalian pun memenggal leher mereka?

Amal itu juga lebih baik daripada menyedekahkan beberapa keping uang dirham dan dinar?”

error: Allahu Akbar