Adab

BAB ISTINJA dan Adab-Adabnya

8
×

BAB ISTINJA dan Adab-Adabnya

Sebarkan artikel ini

Jangan berbicara di dalam WC. Sangatlah tidak beradab berkomunikasi ketika berada di dalam WC. (HR. Abu Dawud, Ibnu Majah).

Tidak boleh berdua di dalam kamar mandi/WC, kecuali suami istri. Rasulullah saw. pernah mandi bersama istrinya dalam satu bejana mandi. (HR. Abu Dawud, Ibnu Majah).

Tidak boleh menjawab salam ketika di WC. Untuk menjawabnya cukup dengan isyarat suara. (HR. Muslim, Tirmidzi, Nasa`i).

Benda-benda yang dibolehkan untuk beristinja, yaitu; air, batu, tanah liat yang keras dan kertas. Digunakan sebanyak tiga kali atau sejumlah yang ganjil. (HR. Bukhari, Ibnu Majah).

Jangan buang air di lubang binatang, di jalan tempat lewat orang, di tempat berteduh, di sumber air, di tempat pemandian, di bawah pohon yang sedang berbuah, atau di air yang mengalir ke arah orang-orang yang sedang mandi atau mencuci. (HR. Muslim, Tirmidzi).

Boleh buang air dengan menggunakan pispot. Rasulullah saw. blasa meletakkannya di dekat tempat tidur beliau. (HR. Nasa’i).

Tidak boleh beristinja memakai tulang atau kotoran binatang yang sudah mengering. Rasulullah saw. menyatakan benda-benda itu adalah makanan bagi jin. (HR. Muslim, Nasa`i).

Didalam kamar mandi/WC jangan sambil bicara, jangan sambil makan, Jangan bernyanyi dan bersiul. (HR. Abu Dawud, Ibnu Majah).

Disunnahkan menghemat air, gunakan secukupnya saja. Rasulullah saw. blasa memakai air dengan menggunakan ukuran. Seperti; ukuran air untuk wudhu, untuk buang air kecil, dan untuk mandi. (HR. Tirmidzi).

Hati-hati dengan cipratan air kencing. Itu adalah salah satu bahaya kencing berdiri. Banyak orang disiksa di dalam kubur, karena tidak berhati-hati ketika istinja dan tidak sempurna ketika berwudhu. (HR. Bukhari, Muslim, Ibnu Majah).

Jangan menampakkan aurat ketika buang air, usahakan bertutup diri atau pergi menjauh agar tidak terlihat oleh umum. (HR. Muslim, Tirmidzi).

Laki-laki tidak boleh melihat aurat sesama laki-laki dan wanita tidak boleh melihat aurat sesama wanita. (Hadits Ibnu Asakir).

Makruh kencing di tempat mandi. Ditakutkan sisa air kencing akan mengenai badan orang yang mandi. (HR. Tirmidzi).

error: Allahu Akbar