11 - ImanUpdate

Membohongkan Pengalaman di Alam Nyata dan yang Tampak, Meyakini Perkara yang Ghaib (2)

96
×

Membohongkan Pengalaman di Alam Nyata dan yang Tampak, Meyakini Perkara yang Ghaib (2)

Sebarkan artikel ini

Maka para sahabat berkata kepada beliau, “Selamat untuk engkau” -Lalu perawi meneruskan riwayatnya dengan lafal yang sebagian besarnya sama.

Ahmad meriwayatkan beserta sanadnya dari Mujammi’ bin Jariyah radhiyallahu ‘anhu -ia adalah salah seorang hafiz Alquran yang hafal seluruh Alquran-, ia berkata: Kami turut menyaksikan peristiwa Hudaibiyah.

Ketika kami pergi meninggalkannya, tiba-tiba orang-orang memacu unta-unta mereka. Lalu, orang-orang saling bertanya satu sama lain, “Mengapa orang-orang memacu unta mereka?”

Mereka berkata, “Telah diturunkan wahyu kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam.”

Maka kami pun cepat-cepat memacu unta bersama orang-orang yang lain. Kami dapati Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam berada di atas hewan tunggangannya di Kura’ul-Ghamim.

Orang-orang pun berkumpul dihadapan beliau. Lalu, beliau membacakan kepada mereka ayat: “Sesungguhnya, Kami telah memberikan kepadamu kemenangan yang nyata,” (QS. Al-Fath: 1).

Salah seorang sahabat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam berkata, “Wahai, Rasulullah! Apakah itu suatu kemenangan?”

Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam menjawab, “Ya, demi Zat yang jiwa Muhammad ada di tanganNya. Sesungguhnya, itu adalah kemenangan.” -Lalu perawi meneruskan hadisnya.

Diriwayatkan pula oleh Abu Dawud pada bagian jihad, -sebagaimana dalam kitab Tafsir ibnu Katsir (4/183).

Bukhari meriwayatkan beserta sanadnya dari Bara’ radhiyallahu ‘anhu, ia berkata: Kalian menganggap kemenangan (dalam surat Al-Fath) itu adalah Fathu Makkah. Benar, itu juga merupakan kemenangan, namun kami menganggap bahwa kemenangan yang dimaksud itu adalah Bai’atur-Ridhwân pada peristiwa Hudaibiyah. -Lalu, perawi meneruskan hadisnya, sebagaimana dalam kitab Tafsir Ibnu Katsir (4/182).

Diriwayatkan pula beserta sanadnya oleh ibnu Jarir dalam kitab tafsirnya (26/44) dari Bara’ dengan lafal yang sebagian besarnya sama, dan dari Jabir, ia berkata: Kami tidak menganggap kemenangan (dalam surat Al-Fath) kecuali pada peristiwa Hudaibiyah.

error: Allahu Akbar