Abu Bakar menjawab, ‘Hai, putra Khattab. Sesungguhnnya, beliau adalah utusan Allah, dan Allah tidak akan menyia-nyiakan beliau selamanya. Kemudian, turunlah surat Al-Fath.”
Telah diriwayatkan pula oleh Bukhari dalam bagian kitab yang lain, Muslim dan Nasa’i dari beberapa jalur sanad yang lain dari Sahal bin Hunaif.
Dalam salah satu lafalnya disebutkan: Wahai, manusia!Salahkanlah pendapat kalian sendiri.
Sungguh, aku telah melihat sendiri peristiwa Abu Jandal. Seandainya aku bisa menolak perintah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam, tentu aku telah menolaknya.
Dalam riwayat yang lain disebutkan: Kemudian, turunlah surat Al-Fath.
Maka Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam memanggil Umar bin Khattab radhiyallahu ‘anhu lalu membacakan surat itu kepadanya. [Demikian dalam kitab Tafsir Ibnu Katsir (4/200)].
Hadis tersebut telah disebutkan sebelumnya secara panjang lebar pada bab berdakwah kepada Allah dalam pasal tentang kisah perjanjian damai Hudaibiyah, dari Bukhari dari jalur sanad Miswar bin Makhramah radhiyallahu ‘anhu dan Marwan.
Dalam riwayat itu disebutkan: Abu Jandal berkata, “Wahai, sekalian kaum muslimin. Apakah aku akan dikembalikan kepada orang-orang musyrik sedangkan aku telah datang sebagai seorang muslim? Tidakkah kalian tahu kesusahan apa yang telah aku alami?” (ia telah disiksa dengan siksaan yang keras demi agama Allah).
Selanjutnya, Umar radhiyallahu ‘anhu berkata: Lalu, aku datang menemui Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam, dan berkata, “Bukankah engkau benar-benar Nabiyullah?”
Beliau menjawab, “Ya.”
Aku berkata, “Bukankah kita berada diatas kebenaran sedangkan musuh kita berada di atas kebatilan?”
Beliau menjawab, “Ya.”
Aku berkata, “Jika demikian, mengapa kita memberikan posisi yang rendah bagi agama kita?”
Beliau bersabda, “Aku adalah utusan Allah, aku tidak akan membangkang perintah Nya dan Dia adalah penolongku.”
Aku berkata, “Bukankah dulu engkau telah bersabda kepada kami bahwa kita akan datang ke baitullah, lalu kita akan melakukan tawaf di sana?”
Beliau menyahut, “Ya. Lalu, apakah aku memberitahukan kepadamu bahwa kita akan datang ke sana tahun ini?”
Umar berkata: Aku menjawab, “Tidak.”




