11 - Iman

Membohongkan Pengalaman di Alam Nyata dan yang Tampak, Meyakini Perkara yang Ghaib

56
×

Membohongkan Pengalaman di Alam Nyata dan yang Tampak, Meyakini Perkara yang Ghaib

Sebarkan artikel ini

3. Kisah Abdullah bin Rawahah Bersama Istrinya Radhiyallahu ‘Anhuma

DARAQUTHNI (hal. 44) meriwayatkan beserta sanadnya dari Ikrimah, ia berkata: Ketika Ibnu Rawahah radhiyallahu ‘anhu sedang berbaring di sisi istrinya, tiba-tiba ia menghampiri hamba wanita miliknya yang berada di dekat kamarnya. Lalu, ia menggaulinya.

Kemudian, istrinya terjaga dan tidak mendapati suaminya di tempat tidurnya. Maka ia pun bergegas keluar dan melihat suaminya berada di atas tubuh hamba wanita miliknya.

Ia pun kembali ke kamar, mengambil sebilah golok, kemudian keluar lagi. Ketika itu, ibnu Rawahah telah selesai menunaikan keperluannya dengan hamba wanitanya, lalu ia pun meninggalkannya.

Maka ia bertemu dengan istrinya yang membawa golok. la pun bertanya, “Ada apa?”

Istrinya menyahut, “Ada apa katamu? Seandainya aku mendapatimu di tempat ketika aku tadi melihatmu, tentu aku pukul tengkukmu dengan golok ini.”

Ibnu Rawahah bertanya, “Di mana kamu tadi melihatku?”

Istrinya menyahut, “Aku melihatmu di atas tubuh hamba wanita.”

Ibnu Rawahah berkata, “Persangkaanmu itu tidak benar. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam telah melarang seorang di antara kami membaca Alquran ketika ia junub.”

Istrinya berkata, “Kalau begitu bacalah (Alquran).”

Lalu Ibnu Rawahah membaca:

“Rasulullah datang kepada kami membaca kitab suciNya
Sebagaimana fajar yang terang menyingsing di pagi hari
la datang memberi petunjuk setelah sesat dari jalanNya
Hati kami pun yakin apa yang dia sabdakan pasti terjadi
Melewati malam jauhkah lambung dari tempat tidurnya
Tatkala orang-orang musyrik tertidur pulas hingga pagi”

Maka istrinya berkata, “Aku beriman kepada Allah dan pandangan mataku telah berdusta.”

Kemudian, pada keesokan harinya, Ibnu Rawahah menemui Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam, lalu menceritakan kejadian itu kepada beliau.

Beliau pun tertawa hingga aku dapat melihat gigi geraham beliau shallallahu ‘alaihi wasallam.

Diriwayatkan pula beserta sanadnya oleh Daraquthni (hal. 45) dari jalur sanad yang lain dari Ikrimah dari Ibnu ‘Abbas radhiyallahu ‘anhumâ, ia berkata: Suatu ketika Abdullah bin Rawahah radhiyallahu ‘anhu masuk…  -Lalu perawi meneruskan riwayatnya dengan lafal yang sebagian besarnya sama, dan disebutkan bahwa Ibnu Rawahah berkata, “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam melarang seorang diantara kami membaca Alquran ketika ia sedang junub.”

[Penulis kitab At-Ta’liqul-Mughni (hal. 45) mengatakan: Dalam sanadnya terdapat Salamah bin Waharam, dinyatakan tsiqah oleh ibnu Ma’in dan Abu Zur’ah, dan dinyatakan dhaif oleh Abu Dawud].

4. Kisah Umar Radhiyallahu ‘Anhu Bersama Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wasallam di Hudaibiyah

IMAM BUKHARI meriwayatkan beserta sanadnya dalam bagian Tafsir dari Habib bin Abu Tsabit, ia berkata: Aku pernah datang kepada Abu Wa’il untuk bertanya kepadanya.

Lalu, ia berkata: Ketika kami berada di Shiffin, seseorang berkata, “Tidakkah kamu memerhatikan orang-orang yang diseru kepada kitab Allah?”

error: Content is protected !!