Ia juga memerintahkan kepada pasukan agar bersuci dan mengerjakan salat dua rakaat, kemudian memohon kepada Allah, serta meminta pertolongan dari-Nya.
Akhirnya Allah to’âlå memberikan kemenangan kepada mereka.
Menurut riwayat Ibnu Abdil-Hakam pula, dari Abdullah bin Ja’far, ‘Ayyasy bin Abbas dan yang lainnya, sebagian dari mereka memiliki tambahan terhadap riwayat yang lain, bahwa tatkala ‘Amr bin ‘Ash radhiyallâhu ‘anhu merasa bahwa penaklukan Negeri Mesir memakan waktu terlalu lama, ia menulis surat kepada Khalifah Umar bin Khattab radhiyallâhu ‘anhu untuk meminta bantuan berupa tambahan pasukan.
Maka Umar radhiyallâhu anhu mengirimkan bantuan kepadanya sebanyak empat ribu tentara. Setiap seribu tentara dipimpin oleh satu orang komandan.
Umar bin Khattab menulis surat kepadanya:
“Sungguh, aku telah mengirimkan bantuan kepadamu berupa empat ribu tentara. Setiap tentara dipimpin oleh satu orang komandan yang memiliki nilai seperti seribu orang, yaitu Zubair bin ‘Awwam, Miqdad bin Aswad lbnu Amr’, Ubadah bin Shamit, dan Maslamah bin Mukhallad rodhiyallâhu ‘anhum.
Dan ketahuilah bahwa engkau disertai oleh dua belas ribu tentara. Sedangkan pasukan sebanyak dua belas ribu tentara itu tidak akan dikalahkan dengan sebab sedikitnya jumlah mereka.”
[Demikian dalam kitab Kanzul-‘Ummâl (3/151)].






