19 - KarakterUpdate

Sikap Toleran Kaum Muslimin saat Berkuasa terhadap Orang Kafir Dzimmi

222
×

Sikap Toleran Kaum Muslimin saat Berkuasa terhadap Orang Kafir Dzimmi

Sebarkan artikel ini

ABU NU’AIM meriwayatkan beserta sanadnya dalam kitab Hilyatul-Auliya (1/201) dari Abu Nahik dan Abdullah bin Hanzhalah, ia berkata: Ketika itu kami sedang bersama Salman radhiyallâhu ‘anhu dalam suatu rombongan pasukan.

Kemudian ada seseorang yang membaca Quran Surat Maryam. Lalu seseorang lainnya (kemungkinan besar seorang Yahudi) mencela Maryam dan putranya (Isa ‘alaihis-salâm).

Maka kami memukulinya hingga berdarah. Kemudian orang Yahudi itu datang kepada Salman dan mengadu kepadanya.

Padahal, orang itu sebelumnya tidak pernah mengadukan sesuatu kepada Salman. Dan pada umumnya, apabila orang-orang mendapatkan perlakuan tidak baik dari orang lain, maka ia mengadukannya kepada Salman.

Lalu Salman datang kepada kami. la pun bertanya, “Mengapa kalian memukuli orang ini?”

Kami menjawab, “Kami membaca Quran Surat Maryam, lalu ia mencela Maryam dan putranya.”

Salman berkata, “Mengapa kalian memperdengarkan surat itu kepada orang-orang Yahudi? Tidakkah kalian mendengar firman Allah ‘azza wajalla:

“Dan janganlah kamu memaki sembahan-sembahan yang mereka sembah selain Allah, karena mereka nanti akan memaki Allah dengan melampaui batas tanpa pengetahuan.” (QS. Al-An’am: 108)

Yakni dengan sesuatu yang tidak mereka ketahui. Kemudian Salman berkata. “Wahai sekalian orang-orang Arab! Bukankah dahulu kalian adalah manusia yang paling buruk agamanya, manusia yang paling buruk negerinya, dan manusia yang paling rendah taraf kehidupannya.

Lalu Allah memuliakan kalian dan memberikan karunia kepada kalian. Apakah kalian ingin menyiksa manusia karena kemuliaan yang telah Alah berikan kepada kalian?

Demi Allah! Hendaknya kalian menghentikan perbuatan itu. Jika tidak, Allah ‘azzo wajalla akan mengambil kembali apa yang telah ada di tangan kalian, lalu Dia akan memberikannya kepada bangsa lain!”

error: Allahu Akbar