9 - CintaUpdate

Beberapa Kisah yang Menunjukkan Kecintaan Para Sahabat kepada Nabi SAW (2)

401
×

Beberapa Kisah yang Menunjukkan Kecintaan Para Sahabat kepada Nabi SAW (2)

Sebarkan artikel ini

Beliau mendapatinya pingsan, Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, “Aku kira Thalhah akan meninggal pada malam ini. Jika nanti ia siuman, sampaikan kabar kepadaku.”

Kemudian, Thalhah siuman pada tengah malam, lalu bertanya, “Apakah Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam tidak menjengukku?”

Mereka menjawab bahwa beliau telah menjenguknya, lalu mereka memberitahukan kepadanya apa yang beliau sabdakan. Thalhah berkata, “Janganlah kalian mengirimkan kabar kematianku nanti kepadanya pada saat seperti ini, karena aku khawatir jika beliau digigit binatang melata atau terkena bahaya yang lain.

Tetapi, apabila nanti aku mati, sampaikan salam dariku kepadanya, dan katakanlah kepadanya agar beliau memohonkan ampunan untukku.”

Seusai Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam menjalankan salat Subuh, beliau bertanya mengenai Thalhah. Lalu, beliau diberitahukan tentang kabar kematiannya serta apa yang ia katakan.

Lalu, Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam mengangkat tangannya dan berdoa, “Ya, Allah! Jumpailah dia dalam keadaan ia tersenyum (rida) kepadaMu dan Engkau pun tersenyum (rida) kepadanya.”

[Haitsami (9/365) berkata: Diriwayatkan oleh Thabarani secara mursal. Perawi ‘Abdu Rabbih bin Shalih tidak aku ketahui, sedangkan para perawi lainnya dinyatakan tsiqah].

Diriwayatkan pula beserta sanadnya oleh ibnus-Sakan dengan lafal yang sebagian besarnya sama, -sebagaimana dalam kitab al-Ishâbah (2/227).

8. Kecintaan Abdullah bin Hudzafah kepada Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wasallam

IBNU ‘ASAKIR meriwayatkan beserta sanadnya dari Zuhri, ia berkata: Seseorang mengadukan Abdullah bin Hudzafah radhiyallahu ‘anhu kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam, bahwa ia suka bergurau dan berbicara yang tidak berguna.

error: Allahu Akbar