2 - Bai'atUpdate

Baiat Sahabat Nabi SAW. atas Jihad

5
×

Baiat Sahabat Nabi SAW. atas Jihad

Sebarkan artikel ini

BUKHARI (1/397) meriwayatkan beserta sanadnya dari Anas radhiyalláhu ‘anhu, ia berkata: Ketika Rasulullah shallallâhu ‘alaihi wasallam pergi ke parit, beliau mendapati orang-orang Muhajirin dan Anshar radhiyalláhu ‘anhum sedang membuat lubang pada suatu pagi yang dingin.

Mereka tidak memiliki hamba sahaya untuk menggantikan mereka melakukan pekerjaan tersebut.

Tatkala melihat kepayahan dan kelaparan yang mereka alami, Nabi shallallâhu ‘alaihi wasallam bersabda: Ya Allah! Hidup yang hakiki adalah hidup di akhirat. Maka ampunilah orang-orang Anshar dan Muhajirin.

Maka para sahabat radhiyallâhu ‘anhum menjawabnya dengan syair: Kamilah orang-orang yang berbaiat kepada Muhammad untuk berjihad selama hayat masih di kandung badan.

Diriwayatkan pula beserta sanadnya oleh Muslim dan Tirmidzi, -sebagaimana dalam kitab Majma ‘uz-Zawa’id (2/51).

Telah disebutkan sebelumnya hadis Mujasy’ radhiyallâhu anhu: Maka aku berkata, “Lalu atas perkara apa engkau akan membaiat kami?”

Beliau bersabda, “Untuk menetapi Islam dan jihad.”

Juga hadis Basyir bin Khashashiyah
radhiyallâhu ‘anhu (hal. 241), “Hai Basyir, jika tidak ada sedekah dan tidak ada pula jihad, lalu dengan amalan apa kamu akan masuk surga?”

Aku berkata, “Wahai Rasulullah! Bentangkanlah tanganmu, aku akan berbaiat kepadamu.”

Maka beliau membentangkan tangannya, lalu aku berbaiat kepada beliau.

Juga hadis Ya’la bin Munyah: Lalu aku berkata, “Wahai Rasulullah!Terimalah baiat ayahku untuk berhijrah.”

Beliau bersabda, “Tetapi aku akan membaiatnya untuk berjihad”

error: Allahu Akbar