10 - AkhlakUpdate

Begini Sikap Santun dan Toleran Nabi SAW (2)

67
×

Begini Sikap Santun dan Toleran Nabi SAW (2)

Sebarkan artikel ini

8. Sikap Santun Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wasallam Terhadap Kabilah Daus

BUKHARI dan Muslim meriwayatkan beserta sanadnya dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, ia berkata: Thufail bin ‘Amr ad-Dausi radhiyallahu ‘anhu datang kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam, lalu ia berkata, “Kabilah Daus telah membangkang dan menolak (dakwah), maka berdoalah kepada Allah agar membinasakan mereka.”

Lalu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam menghadap kiblat dan menengadahkan kedua tangannya. Orang-orang pun berkata, “Binasalah mereka.”

Lalu, beliau berdoa, “Ya, Allah. Berikanlah hidayah kepada kabilah Daus dan datangkanlah mereka! Ya, Allah.

Berikanlah hidayah kepada kabilah Daus, dan datangkanlah mereka! Ya, Allah. Berikanlah hidayah kepada kabilah Daus, dan datangkanlah mereka!”

Sikap Santun Para Sahabat Nabi SAW.

ABDUL GHANIY bin Sa’id meriwayatkan beserta sanadnya dalam kitab Idhahul-Isykal dari Abuz-Za’ra’ radhiyallahu ‘anhu, ia berkata: Ali bin Abu Thalib radhiyallahu ‘anhu berkata, “Sesungguhnya, aku, istri-istriku yang suci, dan sanak keluargaku yang taat adalah orang-orang yang paling santun sewaktu muda dan orang-orang yang paling luas ilmunya ketika dewasa.

Dengan sebab kami Allah memusnahkan kedustaan, dengan sebab kami Allah mematahkan taring-taring serigala yang terkena rabies (penyakit anjing gila), dengan sebab kami Allah membebaskan hak-hak kalian yang dirampas dan melepaskan belenggu dari leher kalian, dan dengan sebab kami pula Allah membuka dan mengakhiri.”

[Demikian dalam kitab Muntakhab Kanzil-‘Ummal (5/50)].

Telah disebutkan sebelumnya perkataan Sa’d bin Abi Waqqash radhiyallahu ‘anhu: Aku tidak pernah Melihat seseorang yang lebih dalam kefahamannya, lebih cerdas pikirannya, lebih luas pengetahuannya, dan lebih santun dari pada ibnu ‘Abbas radhiyallahu ‘anhumâ.

(Diriwayatkan beserta sanadnya oleh ibnu Sa’d (1/400), sebagaimana dalam buku ini pada bab Musyawarah bersama Orang-Orang yang Paham).