Diriwayatkan pula beserta sanadnya oleh Baihaqi dari Abu Usaid dengan lafal yang sebagian besarnya sama, juga oleh ibnu Majah darinya secara ringkas, – sebagaimana dalam Kitab Al-Bidâyah (6/133), dan oleh Abu Nu’aim dalam Kitab Dalà ilun-Nubuwwah (hal. 154) darinya secara panjang lebar.
lbnu Abi Syaibah meriwayatkan beserta sanadnya dari Ibnu ‘Abbas radhiyallâhu anhumô, ia berkata: Ketika aku berada dirumah Maimunah,’ aku meletakkan air bersuci untuk Rasulullah shallallâhu ‘alaihi wasallam. Lalu, beliau bertanya, “Siapa yang meletakkan air ini untukku?”
Maimunah menjawab, “Abdullah (bin ‘Abbas).”
Lalu beliau berdoa: “Ya, Allah. Pahamkanlah ia (ibnu Abbas) tentang agama, dan ajarilah ia tentang tafsir Alquran.”
Menurut riwayat Ibnu Najar dari ibnu ‘Abbas radhiyallâhu ‘anhumâ, disebutkan terbatas pada doanya saja, dengan lafal, “Ya, Allah. ajarilah ia tentang Alquran, dan pahamkanlah ia tentang agama.”
[Demikian dalam kitab Muntakhab Kanzil-(Ummâ (5/231)]
Menurut riwayat ibnu Majah, Ibnu Sa’d, dan Thabarani dari ibnu ‘Abbas rodhiyalâhu anhumá, disebutkan dengan lafal, “Ya, Allah. Ajarilah ia tentang As-Sunah, dan tafsir Alquran.
Menurut riwayat Abu Nu’aim dalam Kitab Hilyatul-Auliyâ’ dari Ibnu Umar radhiyalláhu anhumâ, disebutkan dengan lafal, “Ya, Allah. Berkahilah ia, dan tebarkanlah (ilmu agama) darinya.”
[Demikian dalam Kitab Muntakhab Kanzil-Ummâl (5/228)].






