Jika ada yang mengatakan bahwa maksud hadits ini adalah gangguan (godaan) setan, maka kami jawab, “Para ulama ushul fikih menyepakati, tidak bolehnya mengalihkan makna suatu kalimat (bentuk) dari maksud dzahimya, kecuali jika ada penghubungnya.
Lalu, apakah di dalam hadits ini ada penghubung?”
Selaras dengan hal itu, bahwa manusia juga diciptakan dari tanah liat, dan dia merasakan sakit tatkala dilempar dengannya.
Manusia juga diciptakan dari air (sperma) dan ia terkadang merasa sakit jika disiksa dengan air.
Hal yang lebih tepat dan lebih baik kita katakan adalah “Sesungguhnya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu.”
Macam-macam Jin
Dari Tsa’labah Al-Khasyani, dia berkata, Rasulullah bersabda:
الجنَّ ثَلاثَةُ أَصْنَافٍ : صِنْفٌ لَهُمْ أَجْنِحَةً يَطِيرُوْنَ فِي الْهَوَاءِ ، وَصِنف حَيَّاتُ
وَعَقَارِبُ، وَصِنْفُ يَحْلُوْنَ وَيَظْعَنُوْنَ
“Jin ada tiga macam, ‘Pertama; jin yang mempunyai sayap, mereka biasa terbang di udara.
Kedua, jin berupa ular-ular dan kalajengking.
Dan ketiga, jin yang bertempat tinggal dan pindah-pindah serta berpetualang. (HR Thabrani dan Hakim).
Sumber : Ruqyah, Jin, Sihir dan Terapinya (Karya : Syaikh Wahid Abdussalam Bali)






