4 - HijrahUpdate

Kisah Hijrah Utsman bin Affan dan Ali bin Abi Thalib r.hum

2
×

Kisah Hijrah Utsman bin Affan dan Ali bin Abi Thalib r.hum

Sebarkan artikel ini

1. Hijrahnya Utsman Radhiyallôhu ‘Anhu ke Habasyah sebagai Orang Pertama yang Berhijrah Bersama Keluarganya untuk Keridaan Allah Setelah Nabi Luth ‘Alaihis-Salâm

BAIHAQI meriwayatkan beserta sanadnya dari Qatadah radhiyallâhu ‘anhu, ia berkata: Orang pertama yang berhijrah bersama keluarganya untuk keridaan Allah ta ‘álâ adalah Utsman bin Affan radhiyallâhu ‘anhu.

Aku pernah mendengar Nadhar bin Anas berkata: Aku mendengar Abu Hamzah -yakni Anas radhiyallâhu ‘anhu- berkata: Utsman bin ‘Affan radhiyallâhu ‘anhu berangkat ke negeri Habasyah dengan disertai Rugayyah radhiyallâhu ‘anhâ, istrinya, yang merupakan putri Rasulullah shallalláhu ‘alaihi wasallam.

Kabar tentang hijrah mereka tidak kunjung sampai kepada Rasulullah, sampai ketika seorang wanita Quraisy datang kepada beliau dan berkata, “Wahai Muhammad! Aku telah melihat menantu engkau disertai istrinya.”

“Bagaimana keadaan mereka ketika kamu melihatnya?” Tanya Rasulullah shallallahu aloih wasallam.

la berkata, “Aku melihat ia menaikkan istrinya pada seekor keledai yang lemah, sedangkan Utsman menggiringnya dari belakang.

Rasululah shallalláhu ‘alaihi wasallam bersabda, “Semoga Allah menyertai mereka. Utsman adalah orang pertama yang berhijrah bersama keluarganya setelah Luth ‘alaihis-salâm.”

[Demikian dalam kitab Al-Bidâyah (3/66)].

Diriwayatkan pula beserta sanadnya oleh lbnul-Mubarak, dari Anas radhiyallahu ‘anhu dengan lafal yang semakna, sebagaimana dalam kitab Al-Ishôbah (4/305), juga oleh Thabarani, dari Anas radhiyallähu ‘anhu, dengan lafal yang semakna.

Dalam hadisnya disebutkan: Berita tentang mereka tertahan dari Nabi shallalláhu ‘alaihi wasallam, maka beliau keluar rumah untuk mencari kabar tentang mereka.

Lalu datanglah seorang wanita dan menyampaikan kabar tentang mereka.

[Haitsami (9/81) berkata bahwa dalam sanadnya terdapat Hasan bin Ziyad Al-Burjumi. Aku tidak mengenalinya. Sedangkan para rawi yang lain tsigat).

2. Hijrahnya Ali Bin Abi Thalib Radhiyallâhu ‘Anhu

IBNU SA’D meriwayatkan beserta sanadnya, dari Ali radhiyallâhu ‘anhu, ia berkata: Ketika Rasulullah shallallâhu alaihi wasallam hendak berangkat hijrah ke Madinah, beliau menyuruhku agar tetap tinggal di rumahnya, setelah beliau pergi untuk mengembalikan barang-barang titipan milik orang-orang yang dititipkan kepada beliau.

Oleh karena itulah beliau disebut sebagai Al-Amin. Maka aku tinggal di sana selama tiga hari. Aku menampakkan diri di hadapan orang-orang dan tidak menyembunyikan diri meskipun hanya satu hari.

Kemudian aku berangkat berhijrah menyusuri jalan yang ditempuh oleh Rasulullah shallallâhu ‘alaihi wasallam hingga sampai di perkampungan kabilah Bani ‘Amr bin ‘Auf, ketika Rasulullah shallalâhu ‘alaihi wasallam singgah di sana. Aku singgah di rumah Kultsum bin Hidm. Disanalah Rasulullah shallallâhu ‘alaihi wasallam singgah.

[Demikian dalam Kanzul-Ummal (8/335)].

error: Allahu Akbar