Ibnu Abi Dawud meriwayatkan beserta sanadnya dari Ibnu Umar, ia berkata, “Barangsiapa bershalawat ke atas Nabi shallalâhu alaihi wasallam maka dicatat baginya sepuluh kebaikan.”
la juga berkata, “Apabila salah seorang di antara kalian kembali dari pasar menuju ke rumahnya, maka hendaklah ia membuka mushaf, lalu membacanya, karena dengan setiap huruf ia akan mendapatkan sepuluh kebaikan.”
Dalam riwayatnya yang lain dari Ibnu Umar disebutkan, “Karena Allah akan mencatat untuknya sepuluh kebaikan dengan setiap hurufnya.
Aku tidak mengatakan bahwa alif lâm mìm berpahala sepuluh kebaikan. Akan tetapi aku mengatakan: Alif berpahala sepuluh kebäikan, lâm berpahala sepuluh kebaikan, dan mim berpahala sepuluh kebaikan.”
[Dalam sanad kedua riwayat tersebut terdapat Tsuwair bekas budak Ja’dah bin Hubairah, -sebagaimana dalam Kitab Kanzul-“Ummâl (1/219)].






