10 - Akhlak

Begini Sifat Malu Para Sahabat Nabi SAW.

171
×

Begini Sifat Malu Para Sahabat Nabi SAW.

Sebarkan artikel ini

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, “Mengapa?”

la berkata, “Saya malu dan tidak suka dengan hal itu.”

Beliau bersabda, “Sesungguhnya, Allah menjadikannya (istrimu) sebagai pakaian bagimu, dan Dia menjadikanmu sebagai pakaian baginya. Istri-istriku melihat auratku dan akupun melihat aurat mereka.”

la berkata, “Engkau melakukannya, wahai Rasulullah?”

Beliau menjawab, “Ya.”

Utsman berkata, “Siapa yang saya ikuti kalau bukan engkau?”

Lalu, setelah ia pergi. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, “Ibnu Mazh’un adalah orang yang pemalu dan sangat menutupi (auratnya).”

4. Sifat Malu Abu Musa al-Asy’ari Radhiyallahu ‘Anhu

ABU NU’AIM meriwayatkan beserta sanadnya dalam kitab Hilyatul-Auliya (1/260) dari Abu Mijlaz, ia berkata: Abu Musa radhiyallahu ‘anhu berkata, “Ketika di kamar yang gelap, aku tidak menegakkan tulang punggungku sampai aku mengenakan pakaian kembali, karena malu terhadap Tuhanku ‘azza wajalla.

Diriwayatkan pula beserta sanadnya oleh ibnu Sa’d (4/84) dari Abu Mijlaz dengan lafal yang sebagian besarnya sama, dan dari ibnu Sirin dengan lafal yang sama.

Menurut riwayatnya pula dari Qatadah radhiyollähu ‘onhu, ia berkata: Apabila Abu Musa mandi di kamar yang gelap, ia membungkuk menekuk punggungnya sampai mengenakan kembali pakaiannya, tidak berdiri tegak.

Menurut riwayatnya (4/82) pula dari Anas radhiyallôhu ‘anhu, ia berkata: Apabila Abu Musa al-Asy’ari tidur, ia memakai beberapa helai pakaian karena khawatir akan terbuka auratnya.

Dia (4/84) juga meriwayatkan beserta sanadnya dari ‘Ubadah bin Nusay, ia berkata: Suatu kali Abu Musa melihat orang-orang yang sedang berdiri di air tanpa kain sarung.

Lalu, ia berkata, “Aku lebih suka mati kemudian dibangkitkan lagi, kemudian mati lagi, kemudian dibangkitkan lagi, kemudian mati lagi, kemudian dibangkitkan lagi, daripada melakukan perbuatan seperti itu.”

error: Allahu Akbar