1 - Dakwah

Dakwah Nabi SAW. di Pasar Dzul-Majaz

5
×

Dakwah Nabi SAW. di Pasar Dzul-Majaz

Sebarkan artikel ini

Sedangkan seorang laki-laki di belakangnya telah menyebabkan kedua urat keting dan betis bellau berdarah. la berkata, “Wahai manusia! Sungguh, ia seorang pendusta! Maka janganlah kalian menaatinya.”

Aku bertanya, “Siapakah orang ini?”

Seseorang berkata, “la adalah pemuda dari Bani Hasyim yang mengaku sebagai utusan Allah. Sedangkan orang itu adalah pamannya yang bernama ‘Abdul/Uzza.” –Lalu perawi meneruskan hadisnya.

[Haitsami (6/23) berkata: Dalam sanadnya terdapat Abu Janab Al-Kalbi, la adalah seorang mudallis, namun dinyatakan tsigat oleh Ibnu Hibban. Sedangkan para perawi yang lain adalah perawi Kitab Shahih].

Ahmad meriwayatkan beserta sanadnya dari seorang laki-laki dari Bani Malik bin Kinanah, ia berkata: Aku pernah melihat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam masuk ke tengah-tengah pasar Dzul-Majaz seraya berseru, “Wahai manusia! Ucapkanlah la ilaha illallah, niscaya kalian berjaya.”

Sedangkan Abu Jahal menaburkan debu atasnya seraya berseru, “Jangan sampai orang ini membuat kalian tersesat dari agama kalian. Ia hanya menginginkan agar kalian meninggalkan tuhan-tuhan kalian, juga meninggalkan Lata dan ‘Uzza.”

Namun Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam tidak menoleh kepadanya. Aku (perawi) berkata, “Jelaskanlah kepada kami gambaran fisik Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam.”

Laki-laki dari Bani Malik itu berkata, “Beliau mengenakan dua helai kain berwarna merah, badannya tidak tinggi dan tidak pendek, tubuhnya berdaging, wajahnya tampan, rambutnya sangat hitam, kulitnya sangat putih, dan Rambutnya panjang serta lebat.”

[Haitsami (6/21) berkata: Diriwayatkan oleh Ahmad, dan para perawinya adalah perawi kitab Shahih].

Diriwayatkan pula beserta sanadnya oleh Baihaqi dengan lafal yang semakna, hanya saja ia tidak menyebutkan gambaran fisik Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam, -sebagaimana dalam Kitab Al-Bidayah (3/139).

[Ibnu Katsir berkata: Demikianlah, dalam konteks riwayat tersebut, Baihaqi mengatakan: Abu Jahal. Barangkali itu suatu kekeliruan. Ada kemungkinan pula bahwa sesekali Abu Lahab dan sesekali Abu Jahal. Yakni keduanya bergantian mengganggu Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam.”]

Telah disebutkan pula sebelumnya tentang dakwah Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam di pasar ‘Ukazh dalam bab Dakwah Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam kepada Kabilah-kabilah (hal. 113).

error: Allahu Akbar