Lanjut Ali: Kemudian ketika tiba malam pertama dari sepuluh hari terakhir. beliau mengencangkan ikatan sarung. Beliau keluar dari rumah istri-istrinya, beri’tikaf (di masjid), dan menghidupkan malam.
Ada yang bertanya, “Apa maksud mengencangkan ikatan sarung?”
Ali berkata, “Yakni menjauhkan diri dari istri pada sepuluh hari terakhir.” (Demikian dalam kitab At-Targhīb wat-Tarhib (4/323).






