AHMAD dan Thabrani para perawinya adalah perawi Kitab Shahih- meriwayatkan beserta sanadnya dari Muhammad bin Hathib radhiyallahu ‘anhuma, ia berkata: Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam pernah bersabda, “Aku (bermimpi) melihat sebuah negeri yang ditumbuhi kurma. Maka pergilah kalian ke sana.”
Ayahku (Hathib) dan Ja’far radhiyallahu ‘anhuma pun berangkat ke sana dengan jalur laut, dan aku lahir di atas kapal yang kami tumpangi.
[Demikian dalam Kitab Majma’uz-Zawa’iid oleh Haitsami (6/27)].
Thabarani dan Bazzar meriwayatkan beserta sanadnya, dari ‘Umair bin Ishaq, la berkata: Ja’far radhiyallahu ‘anhu pernah berkata, “Wahai Rasulullah! Izinkan aku untuk pergi ke sebuah negeri yang di sana aku bisa beribadah kepada Allah tanpa merasa takut kepada siapa pun (selain Allah).”
Maka Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam mengizinkannya. Ia pun pergi ke negeri Raja Najasyi (Habasyah).
-Lalu perawi melanjutkan hadisnya secara panjang lebar, sebagaimana yang akan disebutkan pada bagian selanjutnya.
[Haitsami (6/29) berkata bahwa ‘Umair bin Ishaq dinyatakan tsiqat oleh Ibnu Hibban dan yang lainnya.
Ada komentar negatif muhaddits mengenai dirinya, namun tidak sampai menjatuhkan derajat hadis.
Sedangkan para perawi yang lain adalah perawi Kitab Shahih].






