9 - Cinta

Kisah Kecintaan Sahabat yang Mencium Badan Nabi SAW.

159
×

Kisah Kecintaan Sahabat yang Mencium Badan Nabi SAW.

Sebarkan artikel ini

Lalu, Rasulullah shallallâhu ‘alaihi wasallam menyingkap perutnya dan berkata, “Balaslah.”

Lalu, ia pun memeluknya dan mencium perutnya. Beliau bertanya, “Apa yang mendorongmu untuk melakukannya, hai Sawad?”

Ia berkata, “Wahai, Rasulullah! Musuh telah datang seperti yang engkau lihat. Jadi, saya ingin bahwa kenangan terakhir antara saya denganmu adalah bersentuhnya kulitku dengan kulitmu.”

Kemudian, Rasulullah shollallâhu ‘alaihi wasallam mendoakan kebaikan untuknya dan mengucapkan doa itu kepadanya.

[Demikian dalam kitab al-Bidayah wan Nihayah (3/271)].

3. Kisah Seorang Sahabat Lainnya yang Mencium Perut Nabi Shallalldhu Alaihi Wasallam

ABDURRAZAQ meriwayatkan beserta sanadnya dari Hasan, bahwa Nabi shallollähu ‘alaihi wasallam bertemu seorang laki-laki yang memakai pakaian yang dicelup dengan warna kuning.

Ketika itu di tangan Nabi shalalláhu ‘alaihi wasallam ada sebatang pelepah kurma. Lalu, sambil mencolek perut orang itu dengan pelepah kurma, Nabi shallallahu ‘alaihi wasolam bersabda, “Tanggalkan pakaian kuning itu.”

Beliau juga bersabda, “Bukankah aku telah melarangmu memakai pakaian semacam ini?”

Sementara itu, colekan itu membekas pada perutnya, namun tidak sampai berdarah.

Lalu, orang itu berkata, “Saya ingin menuntut balas, wahai Rasulullah.”

Lalu, orang-orang berkata, “Apakah kamu mau menuntut balas kepada Rasulullah shallallähu ‘alaihi wasallam?”

Orang itu berkata, “Semua kulit sama saja dengan kulitku.”

Lalu, Nabi shallallâhu alaihi wasallam menyingkap perutnya kemudian berkata, “Balaslah.”

Kemudian, orang tersebut mencium perut Nabi shallallâhu alaihi wasallam dan berkata, “Saya membiarkannya untukmu agar engkau memberi syafaat kepadaku pada hari kiamat:”

[Demikian dalam kitab Kanzul-‘Ummâl (7/302)].

error: Allahu Akbar