18 - Berkah

Malaikat Berbicara dengan Lidah Para Sahabat Nabi SAW.

4
×

Malaikat Berbicara dengan Lidah Para Sahabat Nabi SAW.

Sebarkan artikel ini

Kemudian kami bertanya, “Wahai Abu Mufazzir! Apa yang tadi kamu katakan kepada utusan itu?”

la berkata, “Demi Zat yang telah mengutus Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam dengan membawa kebenaran! Sungguh, aku tidak mengetahui apa yang aku katakan tadi.

Hanya saja, tadi aku merasa bahwa ketenangan hinggap di hatiku.

Dan aku berharap bahwa tadi mulutku telah digunakan untuk menyampaikan kebenaran.”

Orang-orang pun silih berganti bertanya kepada Abu Mufazzir tentang hal tersebut.

Hingga akhirnya ketika Sa’d bin Abu Waqqash mendengar kejadian itu, ia pun datang kepada kami.

Lalu ia berkata, “Hai Abu Mufazzir! Apa yang telah kamu katakan? Demi Allah! Sungguh, penduduk Kota Bahurasir telah melarikan diri.”

Maka Abu Mufazzir memberikan jawaban yang sama seperti yang disampaikan kepada kami.

Lalu Sa’d mengumumkan kepada pasukan kaum muslimin (bahwa penyerangan dimulai).

la pun memulai penyerangan, dan ketapel kami juga mulai menembakkan (bebatuan) kepada mereka.

Akhirnya tidak ada satu orang pun tampak di kota itu, dan tidak ada satu orang pun yang datang kepada kami, kecuali seorang laki-laki yang berseru meminta keamanan.

Maka kami pun memberikan keamanan kepadanya. Lalu ia berkata, “Tidak ada lagi seorang pun di dalam kota. Lantas apa yang menghalangi kalian untuk masuk ke dalam benteng?”

Maka orang-orang naik ke atas benteng dan masuk ke dalamnya.

Lalu kami membuka gerbangnya. Didalam kota itu kami tidak menemukan apa-apa, baik barang maupun orang, kecuali para tawanan yang kami tawan di luar benteng.

Kami bertanya kepada mereka dan juga kepada orang yang meminta keamanan kepada kami tersebut, “Mengapa para penduduk melarikan diri?”

Mereka menjawab, “Sang Raja telah mengirim utusan kepada kalian untuk menawarkan perdamaian.

error: Allahu Akbar