14 - ZikirUpdate

Targhib Nabi SAW. Mengenai Zikrullah

112
×

Targhib Nabi SAW. Mengenai Zikrullah

Sebarkan artikel ini

Lalu, Abu Bakar berkata kepada Umar radhiyallâhu ‘anhuma, “Hai, Abu Hafsh. Orang-orang yang berzikir telah memborong semua kebaikan.”

Maka Rasulullah shallallâhu ‘alaihi wasallam bersabda, “Benar.”

[Haitsami (10/74) berkata: Diriwayatkan oleh Ahmad dan Thabarani, hanya saja ia menyebutkan: Seseorang bertanya kepada beliau dengan berkata, “Mujahid manakah yang paling besar pahalanya?”

Dalam sanadnya terdapat Zabban bin Fa’id, dan dia adalah rawi yang dhaif, ada yang menyatakannya tsiqoh. Demikian pula ibnu Lahi’ah. Sedangkan para perawi lain dalam riwayat Ahmad adalah tsigoh].

6. Sabda Nabi Shallallâhu ‘Alaihi Wasallam, “Hendaklah Lidahmu Selalu Basah Karena Zikrullah.”

TIRMIDZI meriwayatkan beserta sanadnya dari Abdullah bin Busr radhiyallóhu ‘anhu bahwa seseorang berkata, “Wahai, Rasulullah. Syariat Islam terasa banyak bagiku. Maka beritahukan kepadaku suatu amalan yang bisa saya jadikan pegangan.”

Beliau bersabda, “Hendaklah lidahmu selalu basah karena zikrullah.” (Tirmidzi berkata: Hadis hasan gharib).

Diriwayatkan pula beserta sanadnya oleh Al-Hakim -ia berkata: Sanadnya ahih-, ibnu Majah dan ibnu Hibban dalam kitab Shahih-nya, sebagaimana dalam kitab At-Targhib wat- Tarhib (3/54).

Menurut riwayat Thabarani dari Malik bin Yukhamir bahwa Mu’adz bin.Jabal berkata kepada orang-orang: Kata-kata terakhir ketika aku hendak pergi meninggalkan Rasulullah shallallâhu ‘alaihi wasallam adalah bahwa aku berkata, “Amal manakah yang paling disukai oleh Allah?”

Beliau bersabda, “Kamu mati dalam keadaan lidahmu basah karena zikrullah”

[Haitsami (10/74) berkata: Diriwayatkan oleh Thabarani dengan beberapa sanad. Dalam jalur sanad ini terdapat Khalid bin Yazid bin Abdurrahman bin Abu Malik. la dinyatakan dha’if oleh beberapa muhaddits, namun dinyatakan tsiqah oleh Abu Zur’ah Ad-Dimasyqi dan yang lainnya. Sedangkan para rawi yang lain tsiqah.

Diriwayatkan pula oleh Bazzar bukan dari jalur sanad Khalid bin Yazid, hanya saja ia menyebutkan (perkataan Mu’adz), “Beritahukan kepadaku amal yang paling utama dan paling dekat kepada Allah.”
Sanadnya hasan).

Diriwayatkan pula beserta sanadnya oleh ibnu Abid-Dunya dan ibnu Hibban dalam kitab Shahih-nya, -sebagaimana dalam kitab At-Targhib wat- Tarhib (3/55), juga oleh ibnu Najar, -sebagaimana dalam kitab Kanzul-‘Ummâl (1/208).

error: Allahu Akbar