10 - Akhlak

Beberapa Kisah Tentang Kerendahan Hati Nabi SAW. Sebagai Pelajaran Umat (2)

195
×

Beberapa Kisah Tentang Kerendahan Hati Nabi SAW. Sebagai Pelajaran Umat (2)

Sebarkan artikel ini

8. Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wasallam Tidak Mau Mengistimewakan Dirinya Melebihi Para Sahabat Radhiyallahu ‘anhum

THABRANI meriwayatkan beserta sanadnya dari Abdullah bin Jubair al-Khuzai radhiyallahu ‘anhu, bahwa ketika Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam sedang berjalan bersama beberapa orang sahabatnya, seseorang memayungi beliau dengan selembar kain.

Ketika melihat bayang-bayangnya, beliau pun mengangkat kepalanya, ternyata ada kain sprei yang telah dibentangkan sebagai naungan.

Beliau berkata kepadanya, “Apa ini!” Beliau pun mengambil dan meletakkan kain tersebut.

Lalu, beliau bersabda, “Aku hanyalah manusia biasa seperti kalian.”

[Para perawinya adalah perawi kitab Shahih-sebagaimana dikatakan oleh Haitsami (9/21)].

Bazar meriwayatkan beserta sanadnya dari ibnu ‘Abbas radhiyallahu ‘anhuma, ia berkata: Abbas berkata: Aku berkata dalam hati: Aku tidak mengetahui berapa lama lagi Rasulullah shallallahu alaihi wasallam akan tinggal bersama kami.

Lalu, aku berkata, “Wahai Rasulullah. Alangkah baiknya jika engkau membuat bangsal untuk berteduh.”

Beliau bersabda, “Biarlah aku tetap berada di tengah-tengah mereka. Biarlah mereka menginjak tumitku, dan menarik kain syalku, sampai pada waktunya nanti Allah akan merehatkanku dari mereka.”

[Para perawinya adalah perawi Kitab Shahih.-sebagaimana dikatakan oleh Haitsami (9/21)].

Diriwayatkan pula beserta sanadnya oleh Darimi dari Ikrimah radhiyallahu ‘anhu, ia berkata: Abbas berkata, “Sungguh, aku ingin mengetahui berapa lama Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam akan tinggal bersama kami.”

Lalu, ia berkata, “Wahai, Rasulullah. Aku melihat engkau terganggu dengan orang-orang dan debu-debu mereka. Alangkah baiknya jika engkau membuat singgasana untuk tempat engkau berbicara kepada mereka.”

Lalu, beliau bersabda, “Biarlah aku tetap…. -Lalu perawi melanjutkan riwayatnya dengan lafal yang sebagian besarnya sama, dan menambahkan (perkataan Abbas): Maka aku tahu bahwa beliau tidak akan lama lagi bersama kami.

[Demikian dalam kitab Jam’ul-Fawa’id (2/180)].

Diriwayatkan pula beserta sanadnya oleh Ibnu Sa’d (2/193) dari Ikrimah dengan lafal yang sebagian besarnya sama.

9. Perkataan ‘Aisyah Radhiyallahu ‘Anha Mengenal Aktivitas Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam di Rumah

AHMAD meriwayatkan beserta sanadnya dari Aswad, la berkata: Aku pernah berkata kepada ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha, “Apakah yang dilakukan Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam apabila berada rumah?”

‘Aisyah berkata, “Beliau biasa melakukan pekerjaan rumah tangga. Lalu, apabila datang waktu shalat, beliau keluar untuk mendirikan shalat.”

error: Allahu Akbar