19 - Karakter

Mencari Pertolongan Allah saat Perang melalui Kalimat-Nya dan Berkah Nabi-Nya

5
×

Mencari Pertolongan Allah saat Perang melalui Kalimat-Nya dan Berkah Nabi-Nya

Sebarkan artikel ini

1. Sa’d Radhiyallahu ‘Anhu Memerintahkan Orang-orang agar Mencari Pertolongan Allah dengan Membaca Takbir dan Hauqalah pada Perang Qadisiyah

IBNU JARIR meriwayatkan beserta sanadnya dalam Kitab Târîkh-nya (3/47) dari jalur sanad Saif dari Muhammad, Thalhah dan Ziyad dengan sanad mereka masing-masing, mereka berkata: Said radhiyallahu ‘anhu berkata, “Hendaklah kalian tetap berada di tempat-tempat kalian!

Janganlah kalian bergerak sedikit pun sebelum kalian selesai mengerjakan Shalat Zuhur.

Lalu seusai kalian mengerjakan Shalat Zuhur, aku akan mengucapkan satu kali takbir, maka bertakbirlah kalian dan bersiap-siaplah.

Ketahuilah bahwa takbir itu tidak diberikan kepada kaum-kaum sebelum kalian. Dan ketahuilah bahwasanya takbir diberikan kepada kalian untuk memberikan kekuatan kepada kalian.

Lalu, apabila kalian mendengar suara takbir yang kedua kalinya, maka bertakbirlah kalian dan hendaklah semua persiapan diakhiri.

Kemudian apabila aku bertakbir untuk yang ketiga kalinya, maka bertakbirlah kalian.

Dan hendaklah para penunggang kuda memberikan semangat kepada pasukan berjalan kaki dengan bergerak ke medan perang dan melakukan penyerangan.

Kemudian apabila aku bertakbir untuk yang keempat kalinya, hendaklah kalian semua bergerak menyerang musuh sehingga kalian berhadapan langsung dengan musuh kalian. Dan ucapkanlah Lá haula wala quwwata illâ billah!”

Ibnu Jarir meriwayatkan pula beserta sanadnya dari jalur sanad Saif dari Muhammad, Thalhah, dan Ziyad dengan sanad mereka masing-masing, mereka berkata, “Setelah para huffazh selesai membaca Al-Qur’an, Sa’d radhiyallahu ‘anhu mengucapkan takbir.

Maka orang-orang yang ada didekatnya ikut mengucapkan takbir. Mereka pun sambung-menyambung mengucapkan takbir.

Lalu semua pasukan bersiap-siap memulai pertempuran. Kemudian Sa’d radhiyallahu ‘anhu bertakbir untuk kedua kalinya, maka pasukan mengakhiri Persiapan mereka.

Kemudian Sa’d mengucapkan takbir untuk ketiga kalinya, maka para pemberani.turun ke medan perang, lalu memulai pertempuran…” -Lalu perawi meneruskan hadisnya.

2. Mencari Kemenangan dengan Sebab Rambut Nabi SAW.

THABRANI meriwayatkan beserta sanadnya dari Jafar bin Abdullah bin Hakam bahwa pada peristiwa Perang Yarmuk, Khalid bin Walid radhiyallahu ‘anhu kehilangan sebuah peci miliknya.

Ia mengatakan, “Carilah peciku itu!” Namun orang-orang tidak menemukannya.

Lalu Khalid berkata lagi, “Carilah peciku itu!” Akhirnya mereka mendapatkannya.

error: Allahu Akbar