Ruqyah

HAKIKAT JIN : Bahasan Kehidupan dan Pengalaman Sahabat Rasul yang Bertemu Dengannya

6
×

HAKIKAT JIN : Bahasan Kehidupan dan Pengalaman Sahabat Rasul yang Bertemu Dengannya

Sebarkan artikel ini

Setelah beliau selesai dari keperluannya, saya berjalan bersama beliau.

Lalu saya bertanya, “Ada apa dengan tulang dan kotoran hewan?”

Beliau berkata, “Keduanya adalah makanan jin. Aku pernah didatangi oleh utusan Jin Nashibain, jenis jin paling baik.

Mereka bertanya kepadaku tentang makanan mereka. Maka, aku berdoa kepada Allah supaya Dia memberikan rasa pada setiap tulang dan kotoran hewan yang dijumpai oleh bangsa jin.”

Imam Muslim meriwayatkan sebuah hadits di dalam Shahih-nya, “Dari Abdullah bin Umar, ia berkata, ‘Rasulullah bersabda:

إذا أكل أَحَدُكُمْ فَلْيَأْكُلْ بِيَمِينِهِ وَإِذَا شَرِبَ فَلْيَشْرَبُ بِيَمِينِهِ فَإِنَّ الشَّيْطَانَ
يَأْكُلُ بِشِمَالِهِ وَيَشْرَبُ بِشِمَالِهِ

“Apabila salah seorang diantara kalian makan, hendaklah la makan dengan tangan kanannya, dan apabila dia minum hendaknya dia minum dengan tangan kanannya. Karena setan makan dan minum dengan tangan kirinya.

Dalam kitab shahihnya, Imam Muslim meriwayatkan sebuah hadits dari Huzaifah bin Yaman, dia berkata, “Setiap kali kami menghadapi makanan bersama Rasulullah, kami tidak berani mendahului beliau untuk mengambil makanan sampai beliau memulai dan mengambil dengan tangannya.

Pada suatu kali, kami menghadiri jamuan makanan bersama Rasulullah. Kemudian, datanglah seorang budak perempuan kecil yang kelihatan sangat berselera ketika melihat hidangan tersebut, maka dia pun bergegas mengulurkan tangannya untuk mengambil makanan.

Tetapi, Rasulullah segera memegang tangannya. Kemudian datang lagi seorang Arab badui, dan kelihatan juga sangat berselera untuk menikmati hidangan itu.

Beliau menahan dan memegang tangannya lalu bersabda, “Sesungguhnya setan ikut memakan makanan yang tidak disebutkan nama Allah.

Dia datang bersama hamba sahaya ini untuk memakan makanan ini, maka aku pun memegang tangannya.

Lalu dia juga datang bersama Arab badui ini untuk ikut makan makanan ini, maka aku pun memegang tangannya.

Demi Allah yang jiwaku dalam genggaman-Nya, sesungguhnya tangan setan itu berada pada tanganku bersama tangan hamba sahaya ini.”

Pada riwayat lain Imam Muslim menambahkan, “Kemudian beliau menyebut nama Allah dan makan.”

Saya berkata, “Maksud dari “berselera” di dalam hadits ini adalah cepat-cepat ingin mengambil makanan tersebut tanpa mengucapkan doa. Seolah-olah ada yang mendorongnya dari belakang.”

error: Allahu Akbar